Bongkeng Arts Space Rayakan Hari Tari Sedunia Lewat “Gerak Semesta” dalam Road to Bandung Arts Festival #12 – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia, Bongkeng Arts Space menggelar sebuah perhelatan seni bertajuk “Gerak Semesta: Menari dalam Keberagaman, Berkarya untuk Peradaban”. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bandung Arts Festival #12, sekaligus upaya memperkuat ekosistem seni tari dan membuka ruang ekspresi lintas generasi.

Acara ini melibatkan berbagai sanggar tari dari beragam latar belakang budaya, menghadirkan pertunjukan yang mencakup tari tradisional, kreasi baru, hingga tari kontemporer. Diselenggarakan di ruang publik, kegiatan ini bertujuan mendekatkan seni tari kepada masyarakat agar lebih inklusif dan mudah dinikmati dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang kolaborasi, apresiasi, serta edukasi mengenai pentingnya pelestarian dan pengembangan seni tari sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Baca Juga:RSUD Welas Asih Tegaskan Pelayanan Profesional dan Humanis, Audit Medis Pastikan Tindakan Sesuai ProsedurJalur Strategis Cijayanti–Bojong Koneng Ditata, Program Gentengisasi Libatkan Warga dan CSR

Direktur Bongkeng Arts Space, Deden Bulenk, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk peringatan Hari Tari Dunia yang melibatkan penari dari berbagai kelompok usia.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia. Jumlah penari yang terlibat berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa,” ujarnya saat diwawancarai.

Ia juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tetap menjaga nilai-nilai seni tradisi.

“Pesan yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar, adalah bahwa hari ini merupakan peringatan Hari Tari Dunia. Kami juga ingin mengajak generasi muda agar tidak melupakan nilai-nilai seni tradisi, terutama seni tari,” tambahnya.

Keterlibatan anak-anak dalam pertunjukan ini pun bukan tanpa alasan. Menurut Deden, hal tersebut merupakan bagian dari upaya regenerasi seniman tari.

“Betul. Kami sengaja melibatkan anak-anak sebagai bentuk upaya regenerasi. Harapannya, dari tahun ke tahun akan terus ada generasi penerus yang mencintai dan melestarikan seni tari tradisional,” jelasnya.

Melalui tema “Gerak Semesta”, Bongkeng Arts Space menegaskan bahwa tari merupakan bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan, membangun harmoni, serta menjadi medium refleksi kehidupan dan peradaban.

Leave a Comment