Binda Jabar Pasang Alarm Dini untuk Jaga Investasi dan Proyek Strategis di Jabar – jabarekspres.com

BANDUNG – Di tengah persaingan daerah dalam menarik investasi, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Barat menegaskan akan memperkuat pengawalan terhadap berbagai proyek pembangunan dan strategi investasi agar tetap berjalan aman dan kondusif.

Kepala Binda Jawa Barat yang baru, Brigjen TNI Andri Gunawan, menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang masuk, tetapi juga kemampuan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat iklim usaha.

Menurutnya, Jawa Barat sebagai salah satu tujuan investasi terbesar di Indonesia membutuhkan sistem deteksi dini yang kuat untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan, mulai dari konflik sosial, menyelamatkan lahan, hingga dinamika keamanan yang berpotensi mengganggu keberlangsungan investasi.

Baca Juga:Pergunu Jabar Kritik Program Sekolah MaungPermudah Layanan, BPJS Ketenagakerjaan Bojongsoang Luncurkan SOMEAH

“Investasi di Jawa Barat harus benar-benar dikawal demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Binda Jabar akan terus menjalankan fungsi deteksi dini dan mencegah dini terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat investasi dan pembangunan,” ujar Andri, Jumat (19/6/2026).

Ia menegaskan bahwa terciptanya iklim investasi yang sehat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan investor untuk terus menanamkan modalnya di Jawa Barat.

Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatakan stabilitas keamanan dan kepastian berusaha merupakan faktor penting yang selalu menjadi perhatian investor sebelum memutuskan merusak modal. Oleh karena itu, peran Binda Jabar selama ini menilai strategi dalam membantu pemerintah memetakan daerah dan mengantisipasi berbagai permasalahan yang berpotensi menghambat investasi.

“Semasa kepemimpinan Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana, Binda Jabar telah menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan dini terhadap berbagai potensi persoalan yang dapat mengganggu investasi dan pembangunan,” kata Dedi.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat di bawah kepemimpinan Brigjen TNI Andri Gunawan sehingga Jawa Barat mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Leave a Comment