
JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat membuka ruang dialog yang lebih intensif dengan kalangan buruh.
Langkah itu ditandai dengan pertemuan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bersama perwakilan sembilan serikat buruh dan pekerja di Bandung Barat guna memperkuat hubungan industrial sekaligus menyerap berbagai aspirasi ketenagakerjaan.
Jeje mengatakan, hubungan yang baik antara pemerintah daerah dan serikat pekerja tidak hanya dibangun melalui forum formal, tetapi juga melalui komunikasi yang rutin dan terbuka.
Baca Juga:Peringati Hari Buruh, BPJS Kesehatan Permudah Akses Layanan JKN bagi PekerjaKDS: Buruh Sejahtera Perusahaan Maju, Persoalan Sampah Harus Diselesaikan Bersama
“Dialog langsung menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan kalangan pekerja,” ujar Jeje di Ngamprah, Selasa (23/6/2026).
Ia menegaskan, Pemkab Bandung Barat siap menampung berbagai aspirasi yang disampaikan serikat pekerja. Komunikasi yang baik, kata dia, menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan ketenagakerjaan.
“Hubungan yang baik tidak cukup dibangun melalui forum formal saja. Pertemuan seperti ini penting untuk mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dan serikat buruh sehingga berbagai persoalan bisa dibahas bersama sejak awal,” karanya.
Menurutnya, dialog yang terjalin secara berkelanjutan akan memudahkan pemerintah dan serikat pekerja dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul. Karena itu, ia berharap komunikasi tidak hanya dilakukan ketika terjadi masalah.
“Kami terbuka menerima seluruh aspirasi yang disampaikan teman-teman serikat pekerja. Jangan sampai komunikasi baru terjalin ketika muncul persoalan. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa menjaga kondusivitas Bandung Barat bersama-sama,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu yang mengemuka terkait pemberlakuan sistem outsourcing. Jeje memastikan berbagai masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan lebih lanjut bersama pihak terkait.
“Salah satu aspirasi yang mengemuka dalam pertemuan ini berkaitan dengan sistem outsourcing. Karena itu, kami berkomitmen menjadikan dialog seperti ini sebagai agenda rutin agar berbagai masukan dari pekerja dapat terus didengar,” katanya.
Baca Juga:Buruh-Pengusaha di Bandung Didorong Perkuat Kolaborasi, KDS Kaitkan May Day dengan Solusi SampahMay Day 2026 di Kabupaten Bandung, Menteri LH dan 90 Ribu Buruh Gaungkan Gerakan Tanam Pohon
Sementara itu, Ketua SPSI Kabupaten Bandung Barat, Kiki Permana Saputra, menyambut baik kunjungan yang dilakukan Bupati Jeje Ritchie Ismail. Menurutnya, kehadiran langsung kepala daerah ke sekretariat buruh merupakan yang pertama sejak Kabupaten Bandung Barat berdiri.