Belum Diputuskan Pengelola Baru, Dedi Mulyadi Tawarkan Opsi BUMD Kelola Bandung Zoo – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan opsi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengelola Bandung Zoo, buntut belum diputuskannya pengelola baru untuk kebun binatang ikon Kota Bandung itu hingga saat ini.

Dedi Mulyadi menguraikan, saat ini Pemkot Bandung tengah melakukan seleksi atau audisi untuk memilih pengelola.

“Berdasarkan laporan dari Dinas Kehutanan, katanya sampai sekarang belum bisa diambil keputusan karena ragam pertimbangan, termasuk pertimbangan hukum,” jelasnya, Rabu (6/5).

Baca Juga:Perbaikan Kandang Hampir Rampung, Bandung Zoo Siapkan Program Breeding dan Tunggu Pengelola BaruTepati Janji, PDI Perjuangan Jabar Serahkan Donasi Gotong Royong untuk Bandung Zoo

Dedi melanjutkan, atas dasar itu kemudian Pemkot ingin mengajukan perpanjangan waktu sekitar satu bulan untuk memutuskan. Dedi kemudian juga telah memerintah Sekda untuk berkomunikasi perihal itu.

Termasuk memunculkan opsi lain, yakni dikelola dulu oleh BUMD agar semangat konservasi bisa diprioritaskan.

“Misalnya dikelola dulu oleh Pemkot sampai satu bulan ke depan sehingga nanti diputuskan. Nah apabila misalnya tidak putus-putus, saya lebih memilih Provinsi melalui BUMD menjadi pengelola kebun binatang itu,” katanya.

Bagi Dedi Mulyadi, pengelolaan oleh BUMD itu bukan dalam semangat bisnis. “Pertama menyelamatkan pegawai. Yang kedua, itu menyelamatkan konservasi. Karena itu kawasan sangat baik, tertata, kemudian hutan-hutannya relatif baik, pohon-pohonnya masih gede, dan itu bermanfaat buat warga,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga sempat turun tangan mendatangi Bandung Zoo, Selasa (31/3). Pemprov Jawa Barat bakal tanggung gaji karyawan yang belum terbayar.

Dedi Mulyadi menguraikan, polemik pengelolaan terkait Bandung Zoo nyaris dituntaskan.

“Urusan Kebun Binatang Kota Bandung, masalahnya sudah 90 persen selesai. Masalah pengelolaan bukan masalah kepemilikan,” katanya.

Dedi Mulyadi melanjutkan, nantinya kelanjutan nasib karyawan bakal ditanggung Pemkot Bandung. Sementara yang tertunda bakal ditanggung Pemprov. (son)

Leave a Comment