Baru Naik Peringkat, Timnas Indonesia Langsung Diburu Target 100 Besar Dunia!

JAKARTA, Holopis.com – Timnas Indonesia naik peringkat FIFA terbaru dan langsung dibidik target besar untuk menembus 100 besar dunia, Erick Thohir mengingatkan skuad Garuda agar tetap fokus, konsisten, dan tidak cepat berpuas diri.

Kabar segar datang dari dunia sepak bola nasional.

Timnas Indonesia kembali mencatatkan lonjakan peringkat FIFA setelah hasil positif di FIFA Matchday terbaru.

Skuad Garuda kini naik 10 peringkat dan resmi menempati posisi ke-118 dunia berdasarkan rilis terbaru FIFA per 11 Juni 2026.

Kenaikan ini langsung memantik respons dari PSSI yang tak mau berlama-lama dalam euforia.

Federasi sepak bola nasional itu langsung menatap target yang lebih tinggi yaitu menembus 100 besar dunia.

– Advertisement –

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi pijakan, bukan titik akhir.

Ia meminta para pemain dan staf pelatih tetap menjaga fokus serta tidak larut dalam pujian.

“Peringkat di sepak bola itu dinamis. Jangan cepat puas. Kita harus tetap membumi dan fokus di pertandingan berikutnya supaya bisa masuk 100 besar dunia,” ujar Erick dalam keterangannya, Selasa (16/6).

Menurut Erick, peningkatan peringkat yang cukup signifikan ini memang patut diapresiasi.

Namun, perjalanan Timnas Indonesia masih panjang jika ingin bersaing di level yang lebih tinggi secara konsisten.

Dua kemenangan beruntun atas Oman dan Mozambik pada laga uji coba FIFA Matchday menjadi kunci utama kenaikan peringkat tersebut.

Selain menambah poin FIFA, hasil itu juga meningkatkan kepercayaan diri pemain yang mulai menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa laga terakhir.

Kemenangan tersebut juga diraih di kandang sendiri, yang menambah nilai positif bagi performa Timnas.

Performa solid di dua laga itu membuat publik mulai kembali menaruh harapan besar terhadap masa depan sepak bola Indonesia.

PSSI mencatat, selain naik peringkat, ada sejumlah indikator performa yang dianggap membaik.

Mulai dari organisasi permainan yang lebih rapi, transisi menyerang yang lebih cepat, hingga efektivitas penyelesaian akhir yang mulai meningkat dibanding periode sebelumnya.

Di sisi lain, pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman menilai bahwa peningkatan ini tidak lepas dari kedisiplinan dan adaptasi cepat para pemain terhadap skema permainan yang diterapkan.

Ia menyebut skuad Garuda kini lebih matang dalam membaca situasi pertandingan, terutama saat menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda.

“Pemain menunjukkan adaptasi yang sangat baik. Mereka bisa menyesuaikan diri dengan dua gaya lawan yang berbeda dalam waktu singkat,” ujar Herdman.

Menurutnya, aspek disiplin menjadi salah satu kunci utama.

Para pemain dinilai mampu menjalankan instruksi taktik dengan baik, sehingga strategi yang disiapkan di ruang ganti bisa diterapkan secara maksimal di lapangan.

Selain itu, konsistensi permainan juga menjadi sorotan.

Timnas Indonesia disebut mampu menjaga intensitas sepanjang 90 menit, sesuatu yang sebelumnya kerap menjadi masalah dalam beberapa turnamen internasional.

Meski begitu, Herdman menegaskan bahwa perjalanan masih panjang.

Ia meminta pemain tidak cepat merasa puas dengan hasil yang ada saat ini.

“Kami harus tetap rendah hati. Ini baru awal dari proses panjang untuk membangun tim yang benar-benar kompetitif di level Asia dan dunia,” katanya.

Lonjakan ke peringkat 118 dunia ini disebut sebagai salah satu perkembangan positif dalam program jangka panjang PSSI.

Target masuk 100 besar kini mulai dikejar secara serius, sejalan dengan agenda penguatan tim nasional dalam beberapa tahun terakhir.

PSSI berharap momentum ini bisa terus dijaga, terutama dengan konsistensi hasil di laga internasional berikutnya.

Selain itu, pembinaan pemain muda dan peningkatan kualitas kompetisi domestik juga disebut akan menjadi faktor penting untuk menopang ambisi tersebut.

Dengan tren positif yang sedang berjalan, publik kini menanti apakah Timnas Indonesia mampu menjaga momentum sekaligus menembus batas baru dalam peta sepak bola dunia.

Leave a Comment