HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tim Voli Pantai Indonesia sukses melanjutkan tren positifnya di Asian Beach Games 2026, dengan berhasil meraih kemenangan kedua. Hasil itu membuat Skuad Garuda membuka peluang ke 16 besar.
Dalam pertandingannya di kawasan Tianya Hanjiao, China, pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachman mengamankan kemenangan pada laga kedua setelah pasangan Palestina, Ali Ahmed/Mahmoud Almawid, tidak dapat bertanding karena alasan kesehatan. Hasil ini menjadi modal penting dalam upaya mereka melangkah ke fase gugur.
– Advertisement –
Sofyan menegaskan bahwa tim memilih pendekatan permainan yang terukur di fase awal. “Kami bermain stabil dulu, tidak terlalu memaksakan. Fokus kami adaptasi dengan kondisi pasir dan angin di sini,” ujarnya, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Bintang menambahkan bahwa tantangan sesungguhnya akan hadir di babak selanjutnya.
“Di fase gugur, kualitas lawan pasti meningkat. Kami akan pelajari pola permainan mereka dan siapkan strategi yang tepat,” imbuhnya.
– Advertisement –
Performa impresif juga ditunjukkan pasangan putri Nur Atika Sari/Josephine Kaize. Menghadapi wakil Bangladesh, mereka tampil dominan dan menang dua set langsung dengan skor meyakinkan 21–4 dan 21–15. Kemenangan ini memperkuat posisi mereka dalam persaingan menuju babak berikutnya.
Sementara itu, pasangan putra Imam Ahmad Faisal / Fairuz Baihaqly harus mengakui keunggulan pasangan Thailand, Muadpha/Muneekul dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Setelah kalah 21–13 pada set pertama, mereka bangkit di set kedua dan memaksa deuce sebelum akhirnya menyerah 26–24.
Meski belum meraih hasil maksimal, Imam dan Fairuz menilai pertandingan tersebut memberikan banyak pelajaran penting. Kendati demikian, optimisme tetap terjaga dan peluang untuk lolos ke babak selanjutnya masih terbuka.
“Dari dua pertandingan terakhir, kami ingin meningkatkan kualitas passing, service, dan pengaturan bola. Masih banyak kesalahan yang harus diperbaiki. Kami masih punya kesempatan ke 16 besar. Target kami adalah tampil maksimal dan terus berjuang untuk Indonesia,” sebut Imam.
– Advertisement –