
JABAR EKSPRES – Aksi penusukan brutal di perumahan Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mendadak gegerkan warga setelah korban ditemukan bersimbah darah.
Korban bernama Sanitra Syifa’rizrifqi (27) ditemukan dalam kondisi terluka parah di rumah kontrakannya di Perumahan Awani, Cluster Vimala, Desa Cilame, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut korban berhasil diselamatkan meski mengalami luka serius.
Baca Juga:Baru Diresmikan 1 Bulan, Jembatan Gombang dengan Anggaran Rp1 Miliar Ambruk Peluang Cuan Besar bagi Indonesia, Barantin Ekspor Langsung Durian Beku ke China
“Benar, kami menerima laporan adanya dugaan tindak pidana penusukan di sebuah rumah kontrakan. Korban mengalami luka cukup berat, namun masih dapat diselamatkan setelah mendapat penanganan medis,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Peristiwa bermula saat warga mendengar suara keributan dari dalam rumah korban. Kecurigaan muncul setelah saksi melihat bercak darah di sekitar lokasi.
“Saksi yang berada di depan rumah kemudian mendatangi lokasi dan menemukan darah di depan pintu. Saat pintu didobrak, pelaku terlihat tengah melakukan penusukan terhadap korban di beberapa bagian tubuh,” kata Gofur.
Pelaku diketahui menusuk korban di bagian pinggang, punggung, leher, bahu, dan tangan sebelum akhirnya menghentikan aksinya saat dipergoki.
“Saat dipergoki warga, pelaku menghentikan aksinya dan menjauh. Korban kemudian langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan,” tambahnya.
Korban selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit IMC dan berhasil mendapatkan penanganan intensif sehingga nyawanya tertolong.
Sementara itu, pelaku berhasil diamankan warga bersama petugas keamanan setempat sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
Baca Juga:Harga Minyakita Naik Tipis, Mendag Klaim Tidak Ada Kelangkaan Stok Survei Kompas: 81,4 Persen Warga Bandung Optimistis, Kinerja Pemkot Tuai Apresiasi
“Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap motif kejadian,” tandasnya. (Wit)