Angin Kencang Landa Tiga Desa di Kabupaten Halmahera Selatan

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana angin kencang melanda sejumlah rumah warga yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan di Provinsi Maluku Utara.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, kejadian angin kencang yang berdampak pada tiga desa, yakni Desa Rabutdaiyo, Wallo dan Dalam, Kecamatan Pulau Makian.

– Advertisement –

“Sebanyak 20 rumah rusak berat, 4 rusak sedang dan 19 rusak ringan. Sementara 21 KK mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (15/4).

Tak hanya di Halmahera Selatan, angin kencang juga terjadi di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Angin kencang mengakibatkan rumah warga Kelurahan Grugan Baru, Kecamatan Negeri Katon mengalami rusak pada bagian atap.

– Advertisement –

“Sebanyak 17 rumah rusak ringan, dan satu rusak berat,” imbuhnya.

Abdul memastikan petugas BPBD Kabupaten Pesawaran diturunkan untuk melakukan pendataan, pembersihan material dan perbaikan rumah warga secara gotong-royong.

Merespons kejadian angin kencang dan banjir yang berdampak signifikan di beberapa wilayah di tanah air, Abdul mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim hujan ke kemarau.

Sebagai langkah kesiapsiagaan, cek atap rumah secara berkala, serta pangkas ranting pohon yang sudah tua atau rapuh di area sekitar rumah. Jika kejadian angin kencang terjadi, segera berlindung ke dalam bangunan yang kokoh, jangan berteduh di bawah pohon, baliho atau tiang yang rentan roboh.

“Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana dan rencana darurat sebagai langkah kesiapsiagaan. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diimbau untuk memantau ketinggian muka air secara berkala. Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi lama, disarankan melakukan evakuasi mandiri serta terus memantau informasi dari sumber resmi pemerintah,” imbaunya.

– Advertisement –

Leave a Comment