Bupati Cecep Ajak Warga Viralkan Truk ODOL, Pemkab Tasikmalaya Perketat Pengawasan Demi Jalan Tahan Lama – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya memperketat pengawasan terhadap kendaraan over dimension over load (ODOL) yang dinilai menjadi penyebab utama kerusakan jalan di wilayah kabupaten.

Langkah ini diambil di tengah masifnya pembangunan infrastruktur jalan yang tengah dikebut Pemkab Tasikmalaya. Sebanyak 32 ruas jalan sedang diperbaiki dengan total anggaran mencapai Rp230,25 miliar yang bersumber dari pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menegaskan bahwa investasi besar untuk pembangunan jalan akan sia-sia jika kendaraan bertonase berlebih masih bebas melintas di jalan kabupaten.

Baca Juga:Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Pamijahan Bogor Ludes TerbakarLibur Iduladha, Jalur Puncak Bogor Mulai Dipenuhi Kendaraan Wisatawan

Ia menyebut kendaraan pengangkut hasil alam seperti kayu dan material bangunan masih kerap melanggar batas muatan. Kondisi itu membuat jalan cepat rusak meski baru saja diperbaiki.

“Jangan sampai pemerintah mengeluarkan anggaran besar untuk memperbaiki jalan, tetapi beberapa bulan kemudian rusak lagi karena kendaraan ODOL masih dibiarkan melintas,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Pemkab Tasikmalaya berencana memasang portal pembatas di lima titik strategis untuk membatasi kendaraan berat masuk ke jalur kabupaten.

Selain itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya juga memperketat pengawasan lapangan dengan patroli rutin di jalur rawan serta memanfaatkan kamera CCTV di sejumlah titik, termasuk akses Papayan–Cikalong.

Tak hanya mengandalkan aparat, Cecep juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif dalam pengawasan kendaraan ODOL. Warga diminta merekam dan melaporkan pelanggaran melalui media sosial maupun kanal aduan pemerintah.

“Kalau masih ada kendaraan ODOL yang melintas, silakan videokan, dokumentasikan, lalu viralkan dan kirim ke saya agar bisa kami tindak,” tegasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat sangat penting karena pengawasan tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah. Laporan warga dinilai dapat mempercepat penindakan di lapangan.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Salurkan 27 Hewan Kurban untuk Warga dan Pesantren di Iduladha 1447 HHari Pertama Long Weekend Iduladha, 24 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor

“Ulah hayang ngeunah sorangan, tapi hak masyarakat nu lain diabaikeun,” kata Cecep, menegaskan pentingnya keadilan dalam penggunaan jalan umum.

Menurutnya, kendaraan ODOL tidak hanya merusak jalan, tetapi juga mempercepat kerusakan drainase dan bahu jalan, serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Pemkab Tasikmalaya berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menjaga kualitas infrastruktur sehingga jalan yang dibangun benar-benar awet dan bermanfaat jangka panjang.(Hendi)

Leave a Comment