Guru Jadi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, DPR Desak Negara Beri Santunan Layak

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tragedi tabrakan maut kereta di Bekasi Timur memicu belasan korban meninggal dunia. Salah satunya adalah Nurlela, seorang guru SDN Pejagan 11, Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Atas peristiwa itu, Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mendesak pemerintah untuk memberikan perhatian khusus kepada keluarga korban. Permintaan itu sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa seorang pendidik.

– Advertisement –

Hetifah mendorong agar pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bisa memberikan insentif khusus dan santunan yang layak. Selain itu, penting perlindungan maksimal kepada keluarga almarhumah.

“Ini penting sebagai bentuk penghormatan negara kepada guru yang telah mengabdikan hidupnya untuk pendidikan,” kata dia keterangannya, Rabu, (29/4/2026).

– Advertisement –

Nurlela diketahui seorang tenaga pendidik yang terus berupaya meningkatkan kualitas diri.

Sebelum wafat, Nurlela baru saja menyelesaikan pendidikan magisternya. Fase penyelesaian Pendidikan itu mencerminkan komitmen kuat untuk menjadi pendidik yang lebih baik.

Bagi Hetifah, dedikasi itu tak boleh berlalu tanpa penghargaan dari negara. Selain mendorong pemberian santunan, Hetifah juga menyoroti aspek yang lebih luas. Salah satunya, keselamatan transportasi publik. Ia menilai tragedi ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh.

Menurutnya, sistem keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi seluruh penyelenggara transportasi, demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Ia berharap kejadian ini tidak berhenti sebagai duka semata, melainkan menjadi pelajaran penting bagi perbaikan sistem ke depan.

Sebelumnya, KAI menyampaikan update jumlah korban jiwa imbas kecelakaan kereta KRL vs KA Argo Bromo Anggrek. Data sementara, PT PT Kereta Api Indonesia (Persero) sudah melaporkan total korban mencapai 107 orang yang 16 di antaranya meninggal dunia.

“Saat ini tercatat sebanyak 107 korban, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, (29/4/2026).

– Advertisement –

Leave a Comment