Pemprov Jawa Barat Tunda Penutupan Jalan Diponegoro Buntut Penataan Gedung Sate – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Pemprov Jawa Barat belum tutup Jalan Diponegoro, meski saat ini proses penataan Halaman Gedung Sate tengah berjalan.

Beberapa hari ini sempat beredar rencana penutupan jalan di Depan Gedung Sate itu pada Kamis (30/4), namun rencana itu dibatalkan.

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Jawa Barat Sekarwati menguraikan, Jalan Diponegoro belum jadi ditutup. Kemudian papan informasi penutupan jalan juga telah diturunkan.

“Kami klarifikasi, kalau Jalan Diponegoro tidak ditutup,” cetusnya, Rabu (29/4).

Baca Juga:Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Jabar Gelontorkan Anggaran Rp10 Miliar!Rudy Susmanto Dorong Sinergi Pemprov Jabar untuk Percepat Infrastruktur dan Layanan Kesehatan di Bogor

Sekarwati melanjutkan, hingga saat ini, aktivitas lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro masih berjalan normal. Pihaknya berkomitmen agar penataan kawasan Gedung Sate dapat berjalan optimal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya kelancaran lalu lintas di pusat Kota Bandung.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan, kami pastikan tidak ada penutupan jalan Diponegoro,” katanya.

Namun demikian, Sekarwati juga menegaskan bahwa memang tengah menyiapkan penataan kawasan Gedung Sate, termasuk rencana rekayasa lalu lintas di Jalan Diponegoro.

Rekayasa tersebut merupakan bagian dari rencana perluasan halaman Gedung Sate yang ke depan akan berdampak pada perubahan jalur lalu lintas di sekitar kawasan tersebut.

Saat ini progres penataan masih persiapan sehingga belum memerlukan penutupan jalan Diponegoro.

“Sekarang kan jalan masih dalam tahap persiapan dan akan disosialisasikan terlebih dahulu untuk penutupan,” katanya.

Ia memastikan, setiap perubahan lalu lintas tidak akan dilakukan secara mendadak. Pemerintah provinsi akan menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat sebelum kebijakan diterapkan.

Baca Juga:Berkontribusi Kurangi Pengangguran, Kawasan Industri Batang Serap 18.390 Tenaga KerjaGenerasi Muda Berpotensi Jadi Penggerak Utama Perkembangan Ekonomi Digital

“Kalau sudah ada jadwal atau penerapan rekayasa lalu lintas, pasti akan diumumkan secara resmi,” ucapnya.

Pantauan Jabar Ekspres Rabu (29/4) sore, jalan itu juga masih terbuka untuk dilalui kendaraan. Sementara sisi Gedung Sate dan Lapangan Gasibu telah tertutup papan proyek. (son)

Leave a Comment