HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menjatuhkan tarif tinggi terhadap Inggris jika pemerintah negara tersebut tidak mencabut pajak layanan digital (digital services tax/DST). Ancaman ini dilaporkan oleh The Telegraph pada Jumat (24/4).
Dalam wawancara dengan media tersebut, Trump menilai kebijakan pajak itu tidak adil karena dianggap secara khusus menyasar perusahaan teknologi besar asal AS, seperti Apple, Google, dan Meta.
– Advertisement –
Pajak layanan digital Inggris sendiri mengenakan tarif sebesar 2 persen atas pendapatan yang dihasilkan di Inggris oleh perusahaan digital, termasuk mesin pencari, platform media sosial, dan marketplace daring.
“Saya tidak senang ketika mereka menargetkan perusahaan-perusahaan Amerika, karena pada dasarnya, Anda berbicara tentang perusahaan-perusahaan Amerika kita yang hebat,” ujar Donald Trump, dikutip Holopis.com, Jum’at (24/4).
– Advertisement –
Ia juga menegaskan bahwa AS telah mempertimbangkan langkah balasan.
“Kami sudah mempertimbangkannya, dan kami dapat mengimbanginya dengan sangat mudah hanya dengan memberlakukan tarif tinggi terhadap Inggris. Jadi mereka sebaiknya berhati-hati. Jika mereka tidak mencabut pajak itu, kami mungkin akan mengenakan tarif tinggi terhadap Inggris,” lanjutnya.
Data terbaru dari otoritas pajak Inggris menunjukkan bahwa pajak layanan digital menghasilkan sekitar 944 juta poundsterling atau setara 1,3 miliar dolar AS pada tahun fiskal 2025–2026, meningkat 17 persen dibanding tahun sebelumnya. Pemerintah Inggris juga memperkirakan penerimaan pajak ini bisa mencapai 1,4 miliar poundsterling per tahun pada 2030.
Meski mendapat tekanan, pemerintah Inggris menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan tetap berlaku hingga tercapai kesepakatan pajak global. Pajak ini disebut bertujuan memastikan perusahaan digital membayar kontribusi yang sejalan dengan aktivitas ekonomi mereka di Inggris.
Dalam beberapa tahun terakhir, kebijakan pajak layanan digital memang menjadi sumber ketegangan antara AS dan negara-negara Eropa, yang memiliki pandangan berbeda terkait kewajiban pajak bagi perusahaan teknologi global.
– Advertisement –