
JABAR EKSPRES – Perguruan pencak silat di Kabupaten Bogor menggelar kegiatan “Lebaran Jawara Kampung Silat Jampang” sebagai upaya mempererat persaudaraan sekaligus melestarikan budaya bangsa.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Masjid Al-Mabrina, Kawasan Zona Madina, Desa Jampang, Kecamatan Kemang pada Sabtu, (25/4/26) .
“Lebaran kan momentum yang sangat bermakna bagi semua sebagai ajang mempererat tali silaturahmi, perkuat persaudaraan, serta saling memaafkan setelah ibadah di bulan suci Ramadhan,” ungkap Ketua Umum Kampung Silat Jampang, Daswara Sulanjana saat dijumpai Jabar Eskpres.
Baca Juga:Bupati Bogor Mulai Tata Pasar Parung, Disiapkan Jadi Wajah Baru Ekonomi Bogor UtaraFokus Urai Kemacetan, Pemkab Bogor Tata 7 Titik Simpang di Kawasan Puncak
Ia menegaskan, pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan identitas budaya.
Menurutnya, di tengah tantangan modernisasi, diperlukan upaya bersama untuk menjaga eksistensi pencak silat melalui kolaboradi dan penguatan komunitas.
“Oleh karena itu, diperlukan suatu wadah yang mampu mempertemukan para jawara, pendekar, dan generasi muda,” katanya.
“Makanya, melalui kegiatan ini diharapkan tercipta sinergi yang kuat antar pelaku silat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga dan memajukan warisan budaya bangsa,” tutup Daswara.
Diketahui, kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri dari dewan guru dan anggota dari 65 perguruan silat yang tergabung dalam Kampung Silat Jampang, serta tokoh dan komunitas budaya.
Reporter: Dzihar