
JABAR EKSPRES – Kekeringan mulai melanda wilayah di Kabupaten Bogor diantaranya Desa Gunungsari Kecamatan Citeureup, Desa Parakan Muncang Kecamatan Nanggung, dan Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani mengatakan, pihaknya telah menyalurkan air bersih kepada warga di tiga kecamatan.
Kata dia, pendistribusian air bersih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengalami krisis air akibat musim kemarau.
Baca Juga:Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya Salurkan 8.000 Liter Air Bersih dan 100 Paket SembakoGagal Live Tawuran di Medsos, 3 Remaja Ditangkap Polisi di Parung Bogor
Dari data yang ia kirim kepada Jabar Ekspres, Pada 10 Juni 2026, BPBD menyalurkan 5.000 liter air bersih ke Desa Gunungsari, Kecamatan Citeureup. Bantuan itu diperuntukkan bagi 125 kepala keluarga (KK) atau 517 jiwa.
Selanjutnya pada 12 Juni 2026, distribusi air bersih disalurkan ke Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung sebanyak 5.000 liter untuk 60 KK atau 217 jiwa.
Pada hari yang sama juga, BPBD menyalurkan 5.000 liter air bersih ke Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madag dengan jumlah warga terdampak mencapai 137 KK atau 443 jiwa.
“Setiap lokasi mendapatkan bantuan satu rit atau 5.000 liter air bersih sesuai kebutuhan masyarakat terdampak,” kata Adam, Rabu (17/6/26).
Diketahui, secara keseluruhan, terdapat tiga kecamatan dan tiga desa yang terdampak kekeringan. Sebanyak 322 KK atau 1.177 jiwa menerima bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Bogor.
Reporter: Dzihar