1 Tahun Dipenuhi Eceng Gondok, Wisata Bendungan Leuwikeris Ciamis Kehilangan Pengunjung – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Destinasi wisata Bendungan Leuwikeris yang berlokasi di Dusun Guha, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, saat ini sepi dari aktivitas wisatawan.

Kondisi itu terjadi setelah kawasan tersebut dipenuhi oleh tanaman eceng gondok selama sekitar satu tahun terakhir.

Bendungan Leuwikeris sebelumnya sempat viral di media sosial.

Kawasan itu ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Namun, pantauan terbaru di lokasi menunjukkan suasana yang berbeda.

Baca Juga:Sudah 50 Persen, Pembangunan Alun-alun Kabupaten Bogor Dikebut Jelang HJB ke-544Dorong UMKM Melek Bisnis dan Pangan, Anggota DPR: Jangan hanya Jualan!

Tidak ada pengunjung maupun aktivitas warga seperti yang biasa terjadi. Permukaan air bendungan saat ini tertutup rapat oleh eceng gondok. Tanaman liar itu membuat kawasan terlihat kumuh dan kehilangan daya tarik wisata.

Seorang warga setempat bernama Abdul Muhyi (50) mengungkapkan bahwa upaya pembersihan eceng gondok pernah dilakukan.

Pembersihan eceng gondok dilakukan oleh warga secara swadaya atau dengan bantuan terbatas. Namun, hasil dari upaya tersebut belum mampu mengembalikan kondisi bendungan seperti semula.

Abdul Muhyi menjelaskan bahwa ketika Bendungan Leuwikeris masih ramai dikunjungi wisatawan, perekonomian warga sekitar ikut meningkat. Pendapatan warga bertambah terutama dari sektor parkir kendaraan dan dari pedagang kecil yang berjualan di area bendungan. Sayangnya, kondisi ekonomi yang membaik itu tidak berlangsung lama.

“Kini sepi lagi, tidak ada aktivitas. Air juga terlihat kotor karena tertutup eceng gondok,” kata Abdul Muhyi, Rabu (22/4/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa harapan warga untuk mengembangkan Bendungan Leuwikeris sebagai objek wisata sempat besar. Namun, meluasnya kembali eceng gondok membuat harapan itu meredup. Saat ini, warga hanya bisa menunggu perhatian dari pemerintah.

“Dulu ada harapan tempat ini dikembangkan jadi objek wisata. Sekarang kami hanya menunggu perhatian pemerintah agar bisa dikelola dengan baik,” ujar Abdul Muhyi.

Baca Juga:Perkuat Penawaran Global, Purbaya Buka Peluang China Terbitkan Obligasi di IndonesiaTerjepit! Kelas Menengah Paling Terdampak Naiknya Harga LPG Nonsubsidi

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah penanganan yang lebih efektif. Dengan penanganan yang tepat, kawasan Bendungan Leuwikeris dapat kembali dimanfaatkan. Potensi sebagai destinasi wisata dinilai masih terbuka dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi Bendungan Leuwikeris mengenai rencana tindak lanjut penanganan eceng gondok. Warga setempat berharap adanya koordinasi antara pemerintah, pengelola bendungan, dan masyarakat untuk menyelesaikan masalah ini secara berkelanjutan. (CEP)

Leave a Comment