JABAR EKSPRES – Layanan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung jadi sorotan. Seorang warga mengalami pengalaman buruk, lantaran anaknya nyaris hilang.
Hal itu dialami seorang perempuan Nina Saleha. Warga asal Cimahi itupun menceritakan pengalaman buruknya melalui media sosial. Salah satunya lewat akun tiktok/nindy5760.
Ia menceritakan, bayinya sempat dirawat di ruang rawat anak rumah sakit itu karena sakit kuning. Perawatan sekitar 5 hari usai dirujuk ke rumah sakit tersebut.
Baca Juga:Ditabrak Brio hingga Terpental ke Jalur Lawan, Dua Pemotor Tewas di Kemang BogorDiduga Keracunan MBG dari Posyandu, Warga Pasir Tanjung Bogor Ramai-ramai Datangi Klinik Terdekat
Lalu saat hendak pulang, Nina dan suaminya meninggalkan ruangan sejenak untuk makan. Mereka menunggu berkas selesai sebelum membawa pulang bayinya.
Namun sekembalinya ke ruang perawatan, ia menjumpai bahwa bayinya sudah berada ditangan orang lain. “kan saya hafal betul selimut dan pakaiannya,” terangnya.
Nina kemudian menghampiri perempuan tersebut untuk memastikan identitas bayi. Ia mengenali wajah serta perlengkapan yang digunakan. “Itu anak saya. Tahu dari bajunya,” katanya.
Tapi memang gelang namanya sudah tidak ada. Nina kemudian memanggil perawat. Sayangnya sang perawat berdalih bahwa namanya sudah lama dipanggil tapi tak ada respon.
Kondisi itupun membuat Nina trauma. Ia berhara kejadian serupa tak terulang kembali. Baik kepadanya ataupun orang lain.
Sementara itu, Pihak Humas RSHS Kota Bandung Ekie masih belum banyak berkomentar saat dikonfirmasi perihal ini. “Ini masih nunggu arahan atasan. Sedang kami telusuri dan dalami,” singkatnya, Kamis (9/4). (son)