Wamenag Tekankan Ketulusan Pejabat Kunci Keberhasilan Program Pemerintah, Minta Kembali ke Fitrah  – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengingatkan para pejabat untuk kembali pada fitrah usai menjalani Ramadan, dengan mengedepankan ketulusan dalam menjalankan amanah.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah kebangsaan dalam kegiatan syawalan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Plaza Balai Kota Bogor pada Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga momentum perubahan diri yang harus tercermin dalam sikap dan perilaku, termasuk dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis 

“Kalau pejabat sudah selesai dengan dirinya, maka apa pun kewenangan yang dimiliki digunakan untuk memberi, bukan mengambil. Kalau tidak berubah, berarti puasanya sia-sia. Hanya menahan lapar dan haus, tapi hatinya tidak berubah,” ujar Romo Syafi’i saat berada di Balai Kota Bogor, Rabu (1/4).

Menurutnya, ketulusan dan kesucian hati pejabat menjadi kunci dalam keberhasilan berbagai program pemerintah di lapangan.

Sebagai contoh, ia menyinggung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia pun mengapresiasi komitmen dan ketulusan Presiden Prabowo Subianto dalam merancang program tersebut agar berdampak langsung pada seluruh rakyat Indonesia.

Namun demikian, ia menilai implementasi program oleh para pelaksana di lapangan masih perlu diperbaiki agar selaras dengan tujuan awal.

Menurutnya, jika program tersebut dijalankan dengan hati yang bersih dan berpihak pada masyarakat, maka akan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi.

“Kalau hatinya suci, ekonomi akan tumbuh. Harusnya ini menggerakkan ekonomi setempat, tapi kalau masih ambil dari perusahaan besar, manfaatnya tidak merata untuk masyarakat setempat,” katanya.

Baca Juga:Perkuat Silaturahmi, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Salurkan Paket Sembako di PameungpeukORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

Lebih jauh Ia juga menilai, keberhasilan maupun tantangan dalam pelaksanaan berbagai program pemerintahan sangat bergantung pada nilai dasar yang dipegang para pelaksana atau pejabat, terutama dalam hal ketulusan hati dan integritas.

Adapun nilai-nilai tersebut disampaikan Romo Syafi’i merupakan bagian dari prinsip dasar kehidupan berbangsa di Indonesia yang berlandaskan ketuhanan.

“Keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada ketulusan dan integritas para pelaksana di lapangan. Jadi, kebangsaan itu tidak bisa dipisahkan dari ketuhanan, dan ketuhanan juga tidak bisa dipisahkan dari kebangsaan,” ujarnya.

Leave a Comment