Polisi Klaim Seluruh Pelaku Penyerangan Andrie Yunus dari TNI

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya sampai dengan saat ini belum menemukan adanya keterlibatan unsur sipil dalam kasus penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus.

Hal itu disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin saat menghadiri rapat dengan Komisi III DPR RI pada Selasa (31/3).

– Advertisement –

Di hadapan para anggota dewan, Iman bersikeras bahwa seluruh pelaku maupun aktor penyerangan berasal dari institusi TNI, termasuk dari BAIS.

Oleh karena itu, pihak kepolisian menurut Iman, telah menyerahkan seluruh berkas para oknum BAIS ke Puspom TNI.

– Advertisement –

Tadi kami sudah sampaikan proses penyerahan kepada Puspom sudah kami lakukan,” ujar Iman.

“Dan sampai proses penyerahan, kami belum menemukan adanya keterlibatan dari sipil sampai proses penyerahan,” tambahnya.

Sementara itu sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengakui masih mendalami keterlibatan BAIS (Badan Intelijen Strategis) yang menjadi pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Komisioner Komnas HAM, Saurlin P. Siagian menegaskan, meski pihaknya sudah menerima sejumlah data dari penyidik Polda Metro, tetap saja masih ada yang perlu mereka lengkapi.

“Kami juga sudah mendapatkan informasi banyak hal dari Polda Metro Jaya, kami pikir sudah cukup. Fakta-fakta yang sekarang kami butuhkan juga sudah beberapa hal sudah disampaikan,” kata Saurlin, Senin (30/3).

“Dan kami masih meminta beberapa hal lagi ya kepada Polda Metro Jaya untuk diserahkan kepada kita,” imbuhnya.

Selain itu, Saurlin mengungkapkan bahwa Polda Metro Jaya saat ini masih menyelidiki intensif terkait keterlibatan anggota TNI sebagai terduga pelaku kasus tersebut.

“Polda Metro Jaya masih mendalami keterlibatan pihak TNI. Masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Kita akan menunggu hasil penyelidikannya,” ujarnya.

– Advertisement –

Leave a Comment