
JABAR EKSPRES — Tingkat hunian hotel di Kota Bandung mengalami lonjakan signifikan pascalibur Lebaran 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat okupansi hotel di sejumlah kawasan wisata unggulan menembus angka lebih dari 90 persen, seiring meningkatnya arus kunjungan wisatawan ke Kota Kembang.
Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Jujunan Mustafa, mengungkapkan bahwa tren kenaikan jumlah wisatawan sebenarnya telah mulai terlihat sejak sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Peningkatan ini terus berlanjut hingga memasuki masa libur Lebaran, bahkan mencapai puncaknya pada beberapa hari setelah Lebaran.
Baca Juga:9 Desa di Kabupaten Bandung Siap Gelar Pilkades PAW, DPMD Pastikan Musdes Dimulai AprilPasokan BBM di Bandung Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying
“Jumlah kunjungan berada di kisaran 700 ribuan. Tren kenaikan sudah terlihat sejak satu minggu sebelum Lebaran,” ujar Adi, Selasa (31/3/2026).
Berdasarkan data resmi Disbudpar, total wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung selama periode libur Lebaran tahun ini mencapai sekitar 720 ribu orang. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 12 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Lonjakan kunjungan paling signifikan terjadi pada puncak arus liburan, khususnya pada H+2 dan H+3 Lebaran yang bertepatan dengan hari Senin dan Selasa.
Pada periode tersebut, tingkat hunian hotel di berbagai titik strategis, terutama kawasan wisata dan pusat kota, tercatat meningkat tajam hingga melampaui 90 persen.
Kondisi ini turut memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Bandung. Tingginya tingkat hunian hotel juga diikuti dengan meningkatnya aktivitas di destinasi wisata, pusat kuliner, hingga kawasan belanja yang menjadi favorit wisatawan.
Disbudpar menilai capaian ini menjadi indikator kuat bahwa Bandung masih menjadi salah satu destinasi utama wisatawan domestik saat momentum libur panjang, khususnya Lebaran.
Ke depan, pemerintah daerah berupaya menjaga tren positif ini dengan terus meningkatkan kualitas layanan pariwisata, infrastruktur, serta kenyamanan bagi para pengunjung.
Baca Juga:Pemerintah Tingkatkan Koordinasi Demi Keamanan Kapal Indonesia di Selat HormuzAnalis Sebut Ekonomi Indonesia Tahan Tekanan Global, Investor Mulai Ambil Sikap Defensif
Selain itu, pihaknya juga mengimbau para pelaku usaha pariwisata untuk menjaga standar pelayanan agar pengalaman wisatawan tetap optimal, sekaligus memperkuat citra Bandung sebagai kota tujuan wisata unggulan di Indonesia. (Dam)