Ini Dampak Kerusakan Gempa di Kota Bitung

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana gempa bumi berkekuatan M7,6 dengan kedalaman 33 km berpusat di laut merusak sejumlah bangunan yang ada di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, 233 gempa susulan dengan magnitudo terbesar M5,8. Getaran dirasakan di Kota Bitung, Kabupaten Minahasa (Sulawesi Utara), serta di Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, dan Halmahera Selatan (Maluku Utara).

– Advertisement –

“Dampak gempa di Sulawesi Utara, terdapat satu korban meninggal dunia di Kota Manado dan satu korban luka ringan di Kabupaten Minahasa,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Jumat (3/4).

Sementara di Maluku Utara, tercatat 134 KK terdampak di Kota Ternate, 7 KK di Halmahera Tengah, 5 KK di Halmahera Barat, dan 2 KK di Halmahera Selatan. Selain itu, sebanyak 355 jiwa mengungsi di Kota Tidore Kepulauan.

– Advertisement –

Abdul menjelaskan, di Provinsi Sulawesi Utara terdapat 1 unit hotel, 5 kantor, dan 1 fasilitas umum (Gedung KONI) terdampak di Kota Manado. Di Kabupaten Minahasa, tercatat 17 rumah, 1 kantor pemerintahan, 2 fasilitas ibadah, dan 1 akses jalan terdampak.

Lebih lanjut, di Provinsi Maluku Utara dilaporkan di Kota Ternate terdapat 32 rumah rusak berat, 36 rusak sedang, 66 rusak ringan, serta 6 fasilitas ibadah terdampak.

Di Kota Tidore Kepulauan terdapat 25 rumah rusak ringan, 5 fasilitas ibadah, dan 1 fasilitas umum terdampak. Di Kabupaten Halmahera Selatan terdapat 2 rumah rusak sedang dan 1 fasilitas pendidikan serta 1 jembatan terdampak.

Di Kabupaten Halmahera Tengah terdapat 2 rumah rusak berat dan 5 rumah rusak sedang. Sementara di Kabupaten Halmahera Barat terdapat 5 rumah rusak ringan.

– Advertisement –

Leave a Comment