
JABAR EKSPRES – Kenaikan harga plastik diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat seiring memanasnya konflik di Timur Tengah.
Situasi geopolitik yang belum menunjukkan tanda mereda ini mulai berdampak pada berbagai sektor industri, termasuk produksi bahan plastik global.
Para ahli memperingatkan bahwa lonjakan harga ini pada akhirnya akan dirasakan langsung oleh konsumen melalui kenaikan harga barang sehari-hari.
Baca Juga:Kementerian ESDM Buka Suara Usai Ramai Pembatasan BBM Pertalite 50 Liter per HariTelkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
Harga Minyak Melonjak, Produksi Plastik Ikut Terdampak
Plastik pada umumnya diproduksi dari bahan baku minyak bumi dan gas alam.
Sejak konflik meningkat, harga minyak global dilaporkan melonjak lebih dari 40%.
Kondisi ini otomatis mendorong biaya produksi plastik menjadi lebih mahal.
Produk berbahan plastik seperti alat makan sekali pakai, kemasan minuman, hingga kantong sampah diprediksi menjadi yang pertama mengalami kenaikan harga dalam waktu dekat.
Salah satu pemicu utama kenaikan ini adalah ancaman terhadap jalur pelayaran di Selat Hormuz, kawasan strategis yang menjadi jalur distribusi energi dunia.
Selat ini berperan penting karena dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) global.
Gangguan di wilayah ini berdampak langsung pada pasokan bahan baku industri petrokimia, termasuk plastik.
Bahan Baku Plastik Ikut Melonjak
Lebih dari 99% produksi plastik dunia berasal dari bahan bakar fosil. Artinya, setiap kenaikan harga energi akan langsung memengaruhi harga bahan baku plastik seperti Polietilena (PE) dan Polipropilena (PP).
Kedua jenis plastik ini merupakan material yang paling banyak digunakan di berbagai industri, mulai dari kemasan hingga manufaktur.
Baca Juga:Tingkatkan Keamanan Aset Nasabah, BRI BO Bandung Asia Afrika Hadirkan Layanan SDB dengan Privilege KhususBocoran Tampang Honda Vario 160 2026, Fitur Bakal Lebih Canggih Bak Motor Premium
Wilayah Timur Tengah diketahui menyumbang sekitar seperempat ekspor global untuk bahan plastik seperti PE dan PP.
Bahkan, sebagian besar kapasitas produksi di kawasan tersebut bergantung pada jalur distribusi laut melalui Selat Hormuz.
Jika distribusi terganggu, dampaknya akan langsung terasa pada pasokan global.
Kenaikan Harga Sudah Terjadi di Tingkat Industri
Data terbaru menunjukkan bahwa harga resin plastik telah mengalami kenaikan signifikan dalam waktu singkat.
Dalam 30 hari terakhir, kenaikan harga bahkan mencapai dua digit di berbagai kategori manufaktur.
Para pelaku industri menyebut lonjakan ini sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa dekade terakhir.