Finis ke-5 di COTA, Marc Marquez Ungkap Kelemahannya

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pembalap Marc Marquez menunjukkan mental juara saat tampil di Grand Prix Amerika Serikat. Meski tidak meraih kemenangan, rider Ducati Lenovo Team itu sukses menyelesaikan balapan penuh untuk pertama kalinya sejak GP Jepang 2025.

Memulai balapan dari posisi keenam, Marquez harus menerima hukuman long lap penalty usai insiden dengan Fabio Di Giannantonio pada Sprint Race. Hukuman tersebut dijalani pada lap keempat dan membuatnya turun drastis ke posisi ke-11.

– Advertisement –

Namun, pembalap berjuluk “The Baby Alien” itu tak menyerah. Ia perlahan bangkit dengan menyalip sejumlah rival seperti Raul Fernandez dan Alex Marquez, hingga akhirnya finis di posisi kelima.

Marquez mengakui bahwa kesalahan di awal balapan menjadi faktor utama yang menghambat performanya.

– Advertisement –

“Keluar dari krisis berarti menghindari masalah dan melepaskan diri darinya, tetapi kemarin saya mendatangkan masalah pada diri saya sendiri, dan hari ini saya membayar mahal untuk itu,” ujar Marquez yang dikutip Holopis.com dari laman MotoGP, Rabu (1/4/2026).

Ia juga menyoroti kesulitan di lap-lap awal, terutama saat menggunakan ban baru.

“Saya tidak dapat menemukan ritme saya, dan saya hampir melakukan kesalahan yang sama di Tikungan 1 lagi hari ini. Itu kelemahan saya,” ungkapnya.

Selain faktor teknis, kondisi fisik Marquez juga belum sepenuhnya pulih setelah cedera bahu yang dialaminya. Hal ini memengaruhi performanya dalam tiga seri awal musim MotoGP 2026.

Ia juga menyinggung performa motor Ducati Desmosedici GP26 yang masih perlu pengembangan.

“Kondisi fisik saya? Itu kombinasi dari berbagai faktor. Perilaku motor juga menjadi faktor,” jelasnya.

Marquez mengakui bahwa kompetisi musim ini semakin sengit, terutama dengan peningkatan performa tim rival seperti Aprilia Racing.

Saat ini, Marquez berada di posisi kelima klasemen dengan 45 poin, tertinggal 36 poin dari Marco Bezzecchi yang memimpin klasemen.

“Kejuaraan? Baru tiga balapan yang digelar. Saya harus terus berjuang. Masih banyak poin yang bisa diraih,” tegasnya.

Dengan ditundanya GP Qatar, Marquez kini fokus mempersiapkan diri untuk seri berikutnya di Jerez, Spanyol. Ia berharap bisa meningkatkan kondisi fisik sekaligus konsistensi performa.

Meski belum kembali ke puncak, comeback di COTA menjadi sinyal bahwa Marquez masih menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar MotoGP musim ini.

– Advertisement –

Leave a Comment