
JABAR EKSPRES – Pembangunan sistem Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung terus berlanjut dan kini memasuki tahap kedua, khususnya untuk pengembangan jalur off-corridor.
Pemerintah Kota Bandung memastikan proyek strategis ini tetap berjalan, meski sebelumnya sempat diwarnai kritik terhadap kualitas pengerjaan infrastruktur.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa dirinya sempat meluapkan kekecewaan terhadap kinerja kontraktor yang dinilai tidak memenuhi standar dalam pembangunan halte off-corridor.
Baca Juga:Pemkab Bogor Tertibkan Anak Jalanan, Mayoritas Pendatang Akan Dipulangkan ke KeluargaPolisi Gagalkan Peredaran Obat Keras Ilegal di Klapanunggal, Ribuan Pil Disita
“Saya sempat marah karena kualitas kontraktornya jelek sekali. Itu terkait pembangunan halte off-corridor yang kemarin sempat saya soroti,” ujar Farhan, Kamis (9/4).
Sebagai bentuk keseriusan, Farhan mengaku telah melayangkan surat keluhan resmi kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat guna meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek tersebut.
Langkah tersebut membuahkan hasil. Pemerintah Kota Bandung kini kembali menjalin komunikasi intensif dengan pihak terkait, dan telah mencapai kesepakatan untuk melanjutkan pembangunan dengan standar kualitas yang lebih baik.
“Kemarin sudah ada komunikasi lagi. Kita sepakat untuk melanjutkan, tapi dengan standar kualitas pengerjaan infrastruktur yang lebih baik,” tegasnya.
Farhan menekankan bahwa proyek BRT merupakan salah satu program prioritas dalam upaya meningkatkan sistem transportasi publik di Kota Bandung. Oleh karena itu, kualitas infrastruktur menjadi aspek yang tidak bisa ditawar.
Menurutnya, pembangunan halte off-corridor harus memperhatikan aspek kenyamanan, keamanan, serta daya tahan agar dapat digunakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.
Pemkot Bandung juga akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan proyek ke depan, termasuk memastikan kontraktor bekerja sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Baca Juga:Aksi Perampokan Bermodus Investasi di Sentul Bogor Terbongkar, Empat Pelaku Dibekuk PolisiDi Puncak Tapi Tak Boleh Lengah, Persib Dapat Peringatan Keras dari Bojan Hodak
Dengan perbaikan kualitas pengerjaan dan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan proyek BRT di Kota Bandung dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya dalam mengurai kemacetan dan meningkatkan aksesibilitas transportasi publik.
“BRT ini penting untuk masa depan transportasi Bandung. Jadi kualitasnya harus benar-benar dijaga,” pungkas Farhan. (dam)