JAKARTA, HOLOPIS.COM – Tersangka kasus pencemaran nama baik Jokowi, Tifauzia Tyassuma mengatakan bahwa mantan Wapres dua kali, Jusuf Kalla sudah menyarankan agar Joko Widodo memperlihatkan saja ijazahnya ke publik.
Hal ini karena perkara ijazah tersebut sudah membuat masyarakat lelah dan ternyata menelan biaya tidak sedikit untuk menangani pertikaian narasi soal ijazah Jokowi asli atau palsu.
– Advertisement –
“Pak Jusuf Kalla minta Jokowi menunjukkan ijazah aslinya bulan April 2026. Pertanyaan saya, beranikah Jokowi mengaku ijazah yang di-upload Dian Sandi ini sebagai ijazahnya?,” kata Dokter Tifa, Kamis (9/4/2026).
Sejauh ini dirinya masih berkeyakinan bahwa ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sempat diunggah oleh politisi PSI (Partai Solidaritas Indonesia) Dian Sandi Utama adalah palsu.
– Advertisement –
Sebab kata Tifa, berdasarkan kajian yang dilakukan secara mendalam bersama Roy Suryo, bahwa foto di dalam ijazah yang dikeluarkan di Yogyakarta pada 5 November 1985 tersebut bukan foto asli Jokowi.
“Foto yang ada di ijazah saya analisis dengan perhitungan matematika model Bayesian dan Monte Carlo, yang sudah saya sampaikan ke Sidang CLS Surakarta ketika saya didatangkan sebagai Saksi Ahli. Bahwa foto di ijazah ini berbeda sebesar 92,37% dengan foto Joko Widodo yang jadi Presiden,” tuturnya.
Buat yang ributin fotocopy Ijazah Pak @jokowi yang saya upload pada utas. Biar kalian tenang lebarannya; ini saya upload yang asli. pic.twitter.com/JJdN97ivsX
— Dian Sandi Utama (@DianSandiU) April 1, 2025
Oleh sebab itu, jika memang foto yang diunggah oleh Dian Sandi sebagai ijazah asli yang dimiliki Jokowi atas kelulusannya sebagai sarjana dari Fakultas Kehutanan UGM, ia pun menantang Jokowi untuk menyampaikan secara terbuka bahwa memang itulah ijazah asli yang dimilikinya, yang kemudian menjadi dokumen administrasi sebagai Walikota Solo dua periode, Gubernur DKI Jakarta, hingga mencalonkan diri sebagai Presiden Republik Indonesia dua kali.
“Saya ulang lagi, beranikah Jokowi mengaku ijazah ini sebagai ijazahnya ?. Kita tunggu,” pungkasnya.
– Advertisement –