Datangi Batalyon Teritorial Pembangunan, Menhan Sjafrie Disambut Hangat

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mendatangi markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 891/Maharaja Sakti yang bermarkas di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu pada Rabu (1/4).

Kunjungan ini menjadi momentum untuk melihat secara nyata dedikasi prajurit dalam mengemban tugas negara di wilayah.

– Advertisement –

Dalam kunjungan tersebut, Menhan menyaksikan langsung semangat dan komitmen para prajurit Yonif TP 891/MS yang tidak hanya bersiap menghadapi tugas tempur, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat sekitar.

Batalyon Teritorial Pembangunan memiliki peran strategis sebagai wujud nyata kehadiran negara di daerah. Prajurit satuan ini dibekali kemampuan ganda, yakni kesiapan tempur sekaligus kapasitas untuk membangun serta berdampingan dengan kehidupan masyarakat setempat.

– Advertisement –

Kehadiran Menhan di Seluma menegaskan komitmen Kementerian Pertahanan dalam memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat demi menjaga keutuhan dan ketahanan nasional.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya tiga fondasi utama yang harus dimiliki oleh seorang prajurit TNI.

Hal itu disampaikan Sjafrie saat kunjungan kerja ke Yonif TP 836/Brahma Yodha di Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur pada Selasa (31/3).

Dalam arahannya, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa keberadaan satuan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah besar dari negara dan rakyat. Setiap prajurit harus menyadari bahwa dirinya adalah tentara rakyat, yang bertugas mengabdi sepenuhnya.

Menhan Sjafrie juga menyampaikan bahwa pengabdian prajurit harus berlandaskan tiga fondasi utama, yakni nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme.

Nasionalisme diwujudkan melalui kecintaan terhadap Indonesia, patriotisme melalui kerelaan berkorban demi bangsa dan negara, serta profesionalisme melalui pendidikan, pelatihan, dan pengalaman penugasan secara berkelanjutan.

Ketiga nilai tersebut menjadi pilar utama dalam membentuk prajurit TNI yang tangguh, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Dengan menjunjung tinggi nilai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme, prajurit Yonif TP 836/Brahma Yodha diharapkan mampu menjalankan setiap tugas secara optimal serta berperan aktif dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

– Advertisement –

Leave a Comment