Cuaca Ekstrem Landa Bandung Se abkan 109 Titik Kerusakan Tercatat, Ini Kata Pemkot – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES — Cuaca ekstrem yang melanda Bandung sepekan terakhir menyebabkan kerusakan di berbagai titik, mulai dari infrastruktur hingga permukiman warga. Berdasarkan data yang dihimpun, total terdapat 109 titik kejadian yang tersebar di sejumlah wilayah kota kembang.

Rincian kerusakan menunjukkan dominasi kejadian pohon tumbang yang mencapai 91 lokasi. Selain itu, terdapat dua papan reklame roboh, satu menara dilaporkan tumbang, serta lima kejadian atap rumah beterbangan akibat terjangan angin kencang. Tidak hanya itu, empat rumah warga tertimpa pohon, dan lima rumah lainnya mengalami kerusakan berupa atap roboh.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah kota. Ia menilai fenomena tersebut sebagai kejadian luar biasa mengingat banyaknya pohon besar yang selama ini dikenal kokoh justru tumbang akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga:BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem di Bandung, Warga Diminta Waspada 3 Hari ke DepanRentetan Pohon Tumbang Mengancam Nyawa Warga Kota Bandung Di Tengah Cuaca Ekstrem Bandung

“Peristiwa yang kita hadapi ini tergolong luar biasa. Pohon-pohon yang selama ini kuat dan menjadi bagian dari lanskap kota, banyak yang tumbang. Ini tentu menjadi perhatian penting bagi kami,” ujar Farhan, Minggu (5/4/2026).

Ia menambahkan, keberadaan pohon-pohon peneduh selama ini menjadi salah satu ciri khas Kota Bandung yang memberikan nilai estetika sekaligus kenyamanan lingkungan.

Namun di sisi lain, kondisi cuaca ekstrem menuntut adanya langkah mitigasi yang lebih serius terhadap potensi risiko yang ditimbulkan.

Pemerintah Kota Bandung, lanjut Farhan, akan segera mengambil langkah antisipatif guna meminimalkan kejadian serupa di masa mendatang. Upaya tersebut mencakup evaluasi kondisi pohon-pohon besar di sejumlah titik rawan serta peningkatan kesiapsiagaan petugas di lapangan.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang terjadi. Warga diminta untuk membatasi aktivitas di luar rumah dalam kondisi cuaca buruk.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada. Saat hujan turun disertai angin kencang, sebaiknya tetap berada di dalam rumah. Hindari juga memarkir kendaraan di bawah pohon besar demi keselamatan,” tegasnya.

Hingga saat ini, tim gabungan dari pemerintah kota bersama instansi terkait terus melakukan penanganan di lokasi-lokasi terdampak guna memastikan kondisi kembali aman dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal. (Dam)

Leave a Comment