Benarkan Aplikasi SNAPBOOST Bisa WD Setelah Verifikasi? Janji Cair 10 April 2026 – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Kisruh Aplikasi Snapboost yang sudah tidak bisa WD dalam beberapa hari terakhir membuat banyak anggotanya panik. Apalagi muncul pengumuman tentang verifikasi akun sebagai salah satu syarat agar bisa WD kembali, membuat para anggotanya makin bingung.

Pasalnya banyak yang takut jika tidak melakukan verifikasi akun maka tidak akan bisa WD seterusnya, bahkan ada ancaman akun akan dibekukan secara permanen.

Padahal untuk verifikasi akun, anggota harus membayar sekitar $20 atau $30, dan setelah verifikasipun belum bisa langsung melakukan pencairan, karena dijanjikannya WD baru bisa di cairkan pada 10 April 2026 mendatang.

Baca Juga:Heboh Nikah Sesama Jenis di Malang Berujung Laporan PolisiPakar Medis Sebut Trump Mulai Alami Gejala Dimensia, Ini Tanda-tandanya

Lalu pertanyaannya, apakah setelah membayar biaya verifikasi akun, bisa dipastikan pencairan berhasil? jangan-jangan setelah keluar uang lagi untuk deposit verifikasi akun ternyata tetap tidak bisa WD.

Kekhawatiran tersebut beralasan, karena dibeberapa daerah sudah banyak yang tidak bisa mengakses website Snapboost, grup obrolan dikunci bahkan para leadernya sudah ada yang mengaku bahwa Snapboost adalah penipuan investasi.

Dari beberapa fakta ini sudah bisa menjadi alasan kenapa tidak perlu membayar biaya verifikasi akun, karena tidak ada jaminan aplikasi bisa beroperasi normal lagi, apalagi bisa membayar anggotanya.

Karena aplikasi ini sudah terbukti sebagai moneygame dengan skema ponzi yang pasti berujung pada penipuan, baik cepat atau lambat.

Bagi yang masih memiliki dana di dalam aplikasi, besar kemungkinan dana tidak akan pernah bisa diambil dengan cara apapun, karena sudah masuk ke rekening para bandar.

Sedangkan janji tanggal 10 akan bisa WD bisa dipastikan hanya janji palsu yang tidak akan pernah terwujud, karena sejak beberapa tahun lalu, aplikasi ponzi selalu menggunakan pola yang sama dengan janji-janji manis pencairan agar para membernya mau terus terusan deposit.

Hingga akhirnya aplikasi sudah sama sekali tidak memberikan respon, para admin mulai keluar grup dan meninggalkan semua anggotanya yang kehilangan uang.

Baca Juga:Benarkah Campuran Lemon dan Minyak Zaitun Bikin Kulit Glowing?  Cek Fakta MedisnyaITB Satukan Industri Telekomunikasi, FTTH dan FWA Jadi Kunci Pemerataan Internet Nasional

Jika menemukan kondisi seperti ini, biasanya para leader yang awalnya rajin mengedukasi dan sosialisasi untuk merekrut member baru mulai ikut menghilang dan berpura-pura menjadi korban.

Sampai di titik ini, sudah bisa dipastikan bahwa aplikasi terbukti sebagai penipuan, dan para anggota berganti status menjadi korban investasi bodong.

Leave a Comment