HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 TNI Angkatan Udara (TNI AU), jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam menjaga kedaulatan udara. Namun, disertai dengan merawat nilai sejarah dan lingkungan.
Melalui Lanud Jenderal Besar Soedirman, TNI AU menggelar aksi bakti sosial berupa kerja bakti pembersihan Monumen Pesawat OV-10F Bronco di Taman Karjono, Banjarnegara, Jawa Tengah. Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Aksi ini menjadi simbol sinergi lintas instansi dalam menjaga aset bersejarah sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para personel terlihat aktif membersihkan berbagai bagian monumen, mulai dari badan pesawat hingga area sekitarnya. Monumen OV-10F Bronco sendiri menjadi salah satu simbol penting perjalanan sejarah TNI AU.
– Advertisement –
Komandan Lanud J.B. Soedirman, Letkol Pnb Ali Purwoko, menjelaskan kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar kerja bakti biasa.
“Melalui kerja bakti ini, kita ingin menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian seluruh personel terhadap aset bersejarah sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan nyaman,” kata Ali, dalam keterangannya, dikutip pada Selasa, (31/3/2026).
Tak hanya monumen, kegiatan juga diperluas ke area sekitar Dapur SPPG Lanud J.B. Soedirman di Purbalingga. Para personel melakukan berbagai aktivitas seperti menyapu, memangkas rumput, hingga membersihkan saluran air.
Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan yang sehat dan tertata, sekaligus mendukung aktivitas operasional satuan.
Menurut Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau), kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI AU yang tidak hanya berfokus pada seremoni, tetapi juga aksi nyata di lapangan.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini, TNI AU menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus penghormatan terhadap nilai sejarah perjuangan bangsa,” demikian keterangan Dispenau.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, serta menanamkan nilai-nilai historis kepada seluruh personel dan masyarakat.
– Advertisement –
