
JABAR EKSPRES – Aksi modus penipuan terjadi di wilayah Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Seorang penjual telur pun menjadi korban dan mengalami kerugian.
Melalui informasi yang dihimpun, korban yang merupakan seorang penjual telur ayam itu, dikabarkan tertipu oleh seorang pria yang mengenakan seragam mirip TNI.
Akibat modus penipuan yang menimpanya itu, korban mengaku mengalami kerugian sekira 250 kilogram telur senilai Rp7,29 juta dilaporkan raib.
Baca Juga:Apa Itu Silent First, Waspada Modus Penipuan Baru Mencuri Identitas SuaraTerpidana Kasus Penipuan Quotex, Doni Salmanan Hirup Udara Bebas, Jalani Program Pembebasan Bersyarat
Informasi kejadian ini mencuat dari unggahan akun X @papua_muslim95 yang menceritakan kronologi aksi penipuan oleh seorang pria berseragam TNI tersebut.
Dalam unggahan itu disebutkan, pelaku datang dengan modus membeli telur dalam jumlah besar dan berjanji akan melakukan pembayaran setelah barang sampai di Kecamatan Pamulihan.
“Hati-hati terhadap orang ini, kronologinya datang dengan modus membeli telur kepada adik saya sebanyak kurang lebih 250 kg dengan total Rp7.290.000, dan pembayaran akan ditransfer setelah barang datang di Kecamatan Pamulihan,” tulis akun tersebut.
Barang kemudian diantar sesuai kesepakatan. Namun sesampainya di lokasi, pelaku justru kembali memindahkan telur ke dalam mobil pribadinya, yakni sebuah Honda CR-V berwarna putih dengan nomor polisi yang diduga palsu.
“Begitu datang di kecamatan disambut karena tersirep dengan pangkat yang dikenakan dipakaiannya,” beber narasi yang diunggah di sosial media.
“Anehnya telur dibawa dimasukkannya lagi ke dalam mobil putih Honda CR-V seperti yang ada di foto, mobilnya pun pakai nopol bodong,” lanjutnya.
Pelaku juga sempat mengelabui pegawai kecamatan dengan alasan akan menggelar bazar sembako, kemudian korban diminta menuju Bank BRI Unit Cimanggung, untuk menemui seseorang yang disebut sebagai istri pelaku.
Baca Juga:Harga Minyakita Naik Tipis, Mendag Klaim Tidak Ada Kelangkaan Stok Survei Kompas: 81,4 Persen Warga Bandung Optimistis, Kinerja Pemkot Tuai Apresiasi
“Setelah barang sampai, malah meminta adik saya pergi ke Bank BRI Cimanggung dengan dibarengi pegawai kecamatan, bilangnya suruh menemui Bu Ida istrinya yang kerja di Bank BRI Unit Cimanggung, lalu setibanya di bank ditanyakan tidak ada nama Bu Ida,” narasi pada unggahan.
Kapolsek Pamulihan, Iptu Tri Sunu Suparjianto membenarkan, adanya kejadian penipuan tersebut di wilayah hukumnya.
“Benar di Pamulihan, kejadinya pada Selasa (14/4/2026) pukul 12.00 WIB,” katanya saat dikonfirmasi melalui seluler, Jumat (17/4/2026) malam.