Koridor 3 Biskita Bogor Disiapkan Beroperasi, Penataan Jalur hingga Dukungan Operasional Dimatangkan  – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor mulai mematangkan rencana pembukaan Koridor 3 (K3) layanan Biskita Trans Pakuan.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin, mengatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan lintasan dan infrastruktur pendukung untuk operasional K3 yang direncanakan melayani rute Terminal Bubulak–Sukasari.

“Salah satu jalan yang akan dilewati K3 itu nantinya Jalan Suryakencana, sementara di Suryakencana itu lahan parkirnya masih di sebelah sisi kiri jalan jadi pasti akan padat sekali kalau K3 mulai beroperasi harus turunin penumpang di halte sebelah kiri, ditambah ada angkot juga lewat jadi saat ini kami sedang menata kawasan Jalan Suryakencana dulu,” ucap Doddy saat dikonfirmasi pada Jumat (17/4/2026).

Baca Juga:Mulai 21 April 2026, Parkir di Jalan Suryakencana-Siliwangi Bogor Dipindah ke Lajur Kanan! Jam Rawan Begal hingga Curanmor Dipetakan, Polisi Bogor Kota Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Sebagai langkah awal, Dishub akan melakukan uji coba penataan parkir mulai 21 April 2026. Parkir di sepanjang Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwangi akan dipindahkan dari sisi kiri ke sisi kanan jalan.

Dengan lebar jalan sekitar 8-9 meter, sisi kiri akan disterilkan untuk pergerakan angkutan umum seperti angkot dan Biskita nantinya yang menaik turunkan penumpang, sementara parkir diarahkan ke sisi kanan.

Skema ini juga dimungkinkan diterapkan karena ruas tersebut merupakan jalan satu arah, selama dilengkapi rambu dan marka yang jelas.

Selain itu, fasilitas halte di kawasan Suryakencana juga disebut masih terbatas. Saat ini baru tersedia dua titik pemberhentian, yakni di depan Bogor Plaza dan Gang Aut.

Ke depan, Dishub menargetkan adanya penambahan minimal dua halte baru setelah penataan parkir dinilai berjalan efektif.

“Selama ini di Suryakencana masih terjadi mixed traffic, ada parkir, PKL, dan aktivitas lain. Kalau parkir di kanan, parkir dua lapis tidak mungkin terjadi sekaligus membuka ruang di lajur kiri untuk jalur bus dan halte. Sementara lajur kiri bisa steril untuk lintasan bus dan halte. Ini yang kita benahi dulu sebelum K3 dijalankan,” ucapnya.

Adapun hingga saat ini, untuk dapat mengoperasionalkan Koridor 3 juga masih menunggu adanya kehadiran operator.

Baca Juga:Harga Minyakita Naik Tipis, Mendag Klaim Tidak Ada Kelangkaan Stok Survei Kompas: 81,4 Persen Warga Bandung Optimistis, Kinerja Pemkot Tuai Apresiasi

Dody berharap penataan lajur dan kesiapan infrastruktur ini dapat meningkatkan daya tarik, sehingga operator tertarik untuk masuk.

Leave a Comment