HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI Angkatan Laut terus perkuat fondasi mental prajurit wanitanya di tengah tantangan tugas militer yang semakin kompleks dan tekanan era digital. Langkah itu digenjot melalui Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Disbintalal).
Dari keterangan Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal), pembekalan khusus digelar untuk membentuk Korps Wanita TNI AL (Kowal) yang tidak hanya tangguh secara fisik. Namun, juga kokoh secara mental dan moral.
– Advertisement –
Kegiatan bertajuk Pembekalan Pembinaan Mental dan Konseling bagi Kowal ini berlangsung di Gedung JOPR Kodiklatal, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (14/4/2026). Kegiatan itu diikuti oleh 167 personel dalam program ‘Tidur Dalam’.
Acara dibuka oleh Kepala Disbintalal, Laksma TNI Harun Arrasyid, yang menegaskan bahwa pembinaan mental bukan sekadar pelengkap. Tapi, juga untuk kebutuhan utama bagi setiap prajurit, khususnya Kowal.
– Advertisement –
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kekuatan mental menjadi kunci dalam menjaga jati diri, integritas, dan profesionalisme di tengah dinamika tugas serta perubahan zaman.
Lebih lanjut, Dispenal menulai Kowal memiliki peran strategis. Tak hanya sebagai pelaksana tugas negara, tetapi juga sebagai teladan di lingkungan kerja dan masyarakat.
Menurut Laksma Harun, pembinaan mental harus mampu memperkuat ketahanan spiritual, moral, dan psikologis agar prajurit tetap teguh menghadapi tekanan. Hal itu termasuk pengaruh media sosial dan gaya hidup instan yang semakin kuat.
Pun, program ‘Tidur Dalam’ juga dirancang untuk menanamkan nilai kebersamaan, solidaritas. Lalu, kepedulian antar prajurit.
Hal ini penting karena kekuatan militer tidak hanya terletak pada fisik, tetapi juga pada kestabilan emosi dan kemampuan mengendalikan diri.
“Saya berharap melalui kegiatan pembinaan mental ini, akan lahir kowal-kowal yang tidak hanya tangguh secara fisik. Tapi, juga kuat secara mental, kokoh secara moral, dan luhur dalam kepribadian,” kata Laksma TNI Harun, dalam keterangan Dispenal dikutip pada Rabu, (15/4/2026).
Selain pembekalan utama, peserta juga mendapatkan materi dari Kasubdis Pembinaan Mental dan Konseling (Kasubdis Bimbling) Kolonel Laut Syukriadinata. Dalam paparannya, Kolonel Syukridinata menekankan pentingnya pendekatan keagamaan dalam menghadapi berbagai persoalan, baik dalam kehidupan pribadi, kedinasan, maupun sosial.
Kegiatan ini juga jadi bagian dari langkah strategis TNI AL dalam membentuk prajurit wanita yang profesional dan berintegritas tinggi. Melalui penguatan mental dan konseling, diharapkan Kowal mampu meningkatkan ketahanan diri, menjaga disiplin, serta menjunjung tinggi akhlak dalam setiap tugas.
Program ini juga sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali. Dia selalu menekankan pentingnya pembentukan karakter prajurit sebagai fondasi utama kekuatan institusi.
– Advertisement –