Proyek PJU Rp32,7 Miliar di Narogong Belum Optimal, Masih Jadi PR Pemprov Jabar – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Proyek penerangan jalan umum (PJU) milik Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, senilai Rp32,7 miliar di Kabupaten Bogor, tepatnya di Jalan Narogong, Kecamatan Klapanunggal, hingga kini belum berfungsi maksimal.

Sejumlah titik PJU masih kerap padam meski telah dipasang sejak akhir 2025.

Pengawas Transportasi Darat UPTD Wilayah 1, Rakhmanita, menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dikerjakan dalam satu paket skala kabupaten, bukan per ruas jalan.

Baca Juga:Pemkab Bogor Tertibkan Anak Jalanan, Mayoritas Pendatang Akan Dipulangkan ke KeluargaPolisi Gagalkan Peredaran Obat Keras Ilegal di Klapanunggal, Ribuan Pil Disita

“Di tingkat provinsi, ada beberapa wilayah, totalnya delapan kota/kabupaten. Masing-masing dibuatkan paket tersendiri. Jadi, pemaketannya bukan per ruas jalan, misalnya hanya Narogong saja, melainkan satu kabupaten, dalam hal ini Kabupaten Bogor,” ujarnya saat ditemui Jabar Ekspres di kantornya, Selasa (14/4/2026).

Ia menyebutkan, pemasangan PJU dimulai sejak November 2025 dengan total 1.023 unit tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Meski demikian, dari total 90 jaringan yang ada, masih terdapat satu segmen di Jalan Narogong yang hingga kini belum berfungsi optimal dan menjadi pekerjaan rumah.

“Sudah hampir semuanya sebenarnya, hanya yang memang yang masih PR tuh yang jalan Narogong saja ini,” jelasnya.

Menurut Rakhmanita, kendala teknis menjadi penyebab utama belum optimalnya PJU di lokasi tersebut.

Hal ini berkaitan dengan adanya perbaikan jalan yang mengharuskan penyesuaian jaringan.

“Karena Jalan Narogong perbaikan ya, kemarin dia membutuhkan komponen tambahan gitu. Karena jaringannya ada yang diubah,” katanya.

Baca Juga:Aksi Perampokan Bermodus Investasi di Sentul Bogor Terbongkar, Empat Pelaku Dibekuk PolisiDi Puncak Tapi Tak Boleh Lengah, Persib Dapat Peringatan Keras dari Bojan Hodak 

Ia menambahkan, uji coba sebelumnya menunjukkan PJU dapat menyala dengan baik.

Namun, hal itu bukan berarti pekerjaan telah selesai sepenuhnya karena masih terdapat masa pemeliharaan selama satu tahun.

“Di awal kemarin sudah kita lakukan tes dan bagus menyala. Tapi bukan berarti ketika sudah menyala tuh tugas penyedia selesai, masih ada masa pemeliharaan selama satu tahun,” tambahnya.

Rakhmanita menegaskan, perbaikan hanya difokuskan pada titik-titik yang bermasalah, sementara jaringan PJU lainnya di Kabupaten Bogor telah berfungsi normal.

Adapun total anggaran untuk pengadaan dan pemasangan PJU ornamen di Kabupaten Bogor mencapai Rp32.705.026.343.

Leave a Comment