Hari Kedua Nihil, Pencarian Lansia Hanyut di Sungai Ciliwung Dihentikan Sementara – jabarekspres.com

Hari Kedua Nihil, Pencarian Lansia Hanyut di Sungai Ciliwung Dihentikan Sementara – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Upaya pencarian terhadap seorang lansia bernama Uba Suyatman (77), warga Kampung Cilebut Pos, Desa Cilebut Timur, Kabupaten Bogor, yang diduga hanyut di aliran Sungai Ciliwung di wilayah Kampung Perumahan Pertiwi 1, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Jumat (10/4) sore, kembali dihentikan sementara pada hari kedua pencarian, Minggu (12/4) sore.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Nugraha, mengatakan penghentian sementara dilakukan karena kondisi di lapangan yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan operasi pencarian.

“Untuk sementara pencarian terhdap korban dihentikan karena kondisi yang kurang memungkinkan dan akan dilanjutkan kembali besok, pada Senin (13/4) pagi,” ujar Adam saat dikonfirmasi, Minggu (12/4).

Baca Juga:Pemkab Bogor Tertibkan Anak Jalanan, Mayoritas Pendatang Akan Dipulangkan ke KeluargaPolisi Gagalkan Peredaran Obat Keras Ilegal di Klapanunggal, Ribuan Pil Disita

Pada hari pertama pencarian, Sabtu (11/4), Adam menyebut bahwa tim gabungan telah melakukan penyisiran aliran Sungai Ciliwung dari titik awal kejadian hingga radius sekitar empat kilometer, termasuk ke arah Jembatan Gaperi dengan menurunkan dua unit perahu karet.

Pencarian pun kembali dilanjutkan pada hari kedua dengan melibatkan tim gabungan dan dua unit perahu karet untuk menyusuri aliran sungai.

Selain itu, pemantauan juga dilakukan hingga wilayah hulu Sungai Ciliwung, termasuk kawasan Bendung dan sekitar Puncak, sebagai upaya memperluas area pencarian.

“Berdasarkan keterangan saksi, jam 16.30 WIB pada Jumat (10/4) kemarin itu korban sedang menjala ikan di Kali Ciliwung. Saksi lainnya juga sempat melihat korban menjala ikan di bawah ruko aliran Sungai Ciliwung mengarah ke hulu,” katanya.

Lalu sekitar pukul 17.30 WIB, saksi juga menyebut bahwa debit air Sungai Ciliwung sempat meningkat, dan sejak saat itu korban sudah tidak terlihat lagi di lokasi terakhir ia menjala ikan.

Selanjutnya, berdasarkan keterangan keluarga yang melapor, hingga sekitar pukul 23.30 WIB Jumat malam, korban belum juga kembali ke rumah tanpa adanya kabar sehingga diduga kuat hanyut terbawa arus.

Sejumlah unsur gabungan pun kemudian diterjunkan untuk proses pencarian, di antaranya TRC BPBD Kabupaten Bogor, Basarnas, Damkar Kabupaten Bogor, TNI-Polri, relawan, serta masyarakat setempat.

Leave a Comment