Revitalisasi Jembatan Cirahong, Pemprov Jabar Siapkan Rest Area Khas Sunda dan Estetika Lampu – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mematangkan rencana strategis penataan kawasan Jembatan Cirahong yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan sejumlah langkah revitalisasi yang mencakup aspek keselamatan, estetika, dan pengembangan ekonomi lokal melalui konsep rest area berarsitektur Sunda.

Dalam pernyataan resminya melalui kanal media sosial, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa kondisi awal bantalan Jembatan Cirahong kini telah tertata rapi. Sebagai langkah darurat, pihaknya sudah memasang lampu penerangan sementara. “Kami pasang lampu sementara agar warga yang melintas pada malam hari tidak lagi mengalami kegelapan,” ujar Gubernur dikutip Jumat (10/4/2026).

Selain penerangan, Pemprov Jabar juga telah menambahkan marka jalan berupa garis pemisah berwarna kuning pada bantalan jembatan. Menurut Dedi, marka ini berfungsi memandu pengguna jalan agar tetap berada di jalur masing-masing sesuai arus lalu lintas yang ditentukan. Ia menilai arus lalu lintas di atas jembatan saat ini relatif lancar dan belum memerlukan pengaturan khusus yang kompleks. Meski demikian, ia menekankan bahwa aspek keamanan tetap menjadi prioritas. “Sinergi antara aparat desa, kecamatan, kabupaten, hingga jajaran kepolisian sangat diperlukan untuk menjaga warga dari potensi tindak kejahatan,” tegasnya.

Baca Juga:Kuliah S2 Sambil Kerja, MM UM Bandung Sasar Alumni Aktif dengan Skema BeasiswaProdusen AMDK Lokal TGM99 Tawarkan Kemasan Lengkap dan Peluang Maklon

Lebih lanjut, Gubernur memaparkan sejumlah rencana pengembangan kawasan Cirahong ke depan. Salah satu rencana utamanya adalah pelebaran akses jalan menuju lokasi jembatan. Pemerintah juga akan membangun fasilitas rest area yang diperuntukkan bagi para pedagang di sekitar lokasi. Kawasan peristirahatan ini akan dikonsep dengan arsitektur khas Sunda dan menyajikan ragam kuliner lokal yang memiliki karakteristik kuat. “Tujuannya adalah untuk mentransformasi kawasan Jembatan Cirahong menjadi destinasi wisata yang menarik bagi masyarakat luas,” kata Dedi Mulyadi.

Dari sisi estetika bangunan, Jembatan Cirahong dijadwalkan segera mendapatkan pengecatan ulang. Gubernur mengonfirmasi bahwa izin pengecatan tersebut telah dikantongi dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Setelah proses pengecatan selesai, jembatan akan dilengkapi dengan lampu-lampu estetis. “Lampu-lampu ini untuk meningkatkan nilai visualnya, baik saat dipandang dari jarak dekat maupun jauh,” ujarnya.

Leave a Comment