Viral Pemalakan di Perlintasan Kereta Rancaekek, 2 Pelaku Diamankan Polisi – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Video dugaan aksi pemalakan di perlintasan kereta api Kampung Gandok, Desa Bojong Salam, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar korban yang membawa kendaraan roda empat akan melintasi pertigaan menuju arah lurus di kawasan stasiun haurpugur, namun tiba-tiba datang dua orang langsung menghentikan kendaraan korban.

Kemudian kedua orang tersebut meminta sejumlah uang, karena tidak diberi pelaku langsung memukul kaca mobil korban

Baca Juga:Jelang HUT ke-385, Pemkab Bandung Matangkan Persiapan dan Genjot Program RutilahuSDM Melimpah, Bandung Barat Punya Modal Besar Kembangkan Industri

Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Polsek Rancaekek langsung bergerak cepat dan mengamankan dua orang yang diduga terlibat.

Kapolsek Rancaekek, Kompol Deny Sunjaya, menyampaikan pihaknya menerima informasi video viral tersebut pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 08.04 WIB melalui media sosial

“Setelah mendapatkan informasi, petugas langsung melakukan penelusuran dan langkah-langkah kepolisian,” ujar Deny dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).

Polisi kemudian menghubungi pengunggah video. Dari keterangan yang diperoleh, peristiwa itu terjadi pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban melintas di perlintasan rel Kampung Gandok menuju arah Haurpugur.

Deny menjelaskan, di lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat berkumpul sejumlah pemuda.

“Setelah melintas rel, korban dihentikan oleh dua orang yang meminta sejumlah uang. Karena tidak memiliki uang kecil, korban menolak memberikan,” ungkapnya.

Penolakan tersebut memicu aksi agresif pelaku. Berdasarkan keterangan korban, salah satu pelaku kemudian memukul pintu mobil yang dikendarainya.

Baca Juga:Strategi Bertahan, Menhub Perkuat Penerbangan Domestik di Tengah Tekanan GlobalPerhutanan Sosial Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Menhut Ajak Warga Kelola Hutan Secara Berkelanjutan

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil mengamankan dua orang yang terekam dalam video viral.

Keduanya diketahui berinisial IT (32) dan AS (37), warga Desa Bojong Salam, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.

“Kedua orang yang diduga terlibat sudah kami amankan dan dibawa ke Mapolsek Rancaekek untuk dilakukan pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reskrim,” tegas Deny.

Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut guna menentukan langkah hukum selanjutnya. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan praktik serupa di wilayahnya.

Leave a Comment