HOLOPIS.COM, JAKARTA – Langkah awal Liliek Prisbawono Adi sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) langsung diwarnai pernyataan tegas soal tanggung jawab besar yang kini berada di pundaknya. Bukan sekadar jabatan, ia menilai posisi itu sebagai amanah negara yang menuntut integritas tinggi.
Liliek menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas sebagai penjaga konstitusi dengan penuh tanggung jawab.
– Advertisement –
“Saya mohon doa agar dapat meningkatkan integritas dan kapasitas saya sebagai Hakim Konstitusi serta melaksanakan tanggung jawab untuk mengawal konstitusi di Republik Indonesia,” kata Liliek usai pembacaan sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta, Jumat, (10/4/2026).
Liliek menegaskan bahwa dirinya tidak membawa mandat khusus dalam jabatan barunya. Ia hanya akan melanjutkan tugas yang sebelumnya diemban oleh Anwar Usman, yang telah mengabdi selama 15 tahun di MK.
– Advertisement –
“Secara spesifik tidak ada tugas khusus yang disampaikan kepada saya. Saya hanya menggantikan Prof. Anwar Usman yang telah 15 tahun bertugas sebagai Hakim Konstitusi,” ujarnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa transisi di tubuh MK berjalan secara normatif, dengan fokus pada kesinambungan fungsi lembaga.
Dalam memandang peran barunya, Liliek menyoroti pentingnya menjaga konstitusi dengan semangat kenegarawanan. Ia menilai, posisi hakim konstitusi tidak hanya soal kemampuan hukum, tetapi juga sikap dan nilai dalam menjaga kepentingan negara.
Komitmen tersebut menjadi penting di tengah peran strategis MK dalam menangani berbagai perkara krusial, mulai dari pengujian undang-undang hingga sengketa konstitusional.
Pun, usai pelantikan, Liliek menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia juga secara khusus mengapresiasi Ketua Mahkamah Agung, Sunarto, yang telah memberikan kepercayaan untuk mengemban jabatan tersebut.
Pengangkatan Liliek sebagai hakim MK dilakukan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 36P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi, berdasarkan usulan Mahkamah Agung.
Dengan resmi dilantik, Liliek kini memasuki fase baru dalam kariernya. Dari hakim karier menjadi penjaga konstitusi di level tertinggi.
– Advertisement –