Pemilik Kucing Wajib Tahu, Ini Tanda Birahi Pada Kucing

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kucing yang sehat bisa menunjukkan perilaku birahi ketika mencapai usia reproduksi. Baik kucing jantan maupun betina, keduanya memiliki cara masing-masing dalam mengekspresikan kondisi birahi, dan perilaku ini bisa menjadi tanda bahwa mereka siap kawin.

Bagi pemilik kucing, mengenali tanda-tanda birahi sejak awal penting agar bisa memahami kebutuhan kucing, serta mengambil langkah perawatan yang tepat seperti sterilisasi, pemisahan dari kucing lain, atau penanganan perilaku yang tidak diinginkan.

– Advertisement –

Tanda-tanda Birahi Pada Kucing

Berikut ini beberapa tanda birahi pada kucing yang wajib pemilik kucing ketahui, dikutip Holopis dari Hello Sehat Kementerian Kesehatan RI.

1. Sering Mengeong Keras dan Panjang

Salah satu tanda paling jelas bahwa kucing sedang birahi adalah seringnya suara mengeong yang keras atau panjang lebih dari biasanya. Biasanya suara ini merupakan bentuk komunikasi kucing untuk menarik perhatian lawan jenis.

– Advertisement –

2. Menggesek-gesekkan Badan ke Benda Sekitar

Kucing yang birahi cenderung menggesek-gesekkan tubuhnya ke berbagai benda di sekitarnya seperti kursi, lantai, atau bahkan kaki pemilik. Ini merupakan cara mereka melepaskan feromon dan menandai wilayah sekaligus mengomunikasikan kesiapan kawin.

3. Perubahan Sikap Aktivitas

Saat birahi, kucing bisa menjadi lebih aktif dari biasanya atau justru tampak gelisah. Mereka mungkin lebih sering berputar-putar, berjalan tidak menentu, atau berkeliaran di sekitar rumah. Perubahan ini sering terlihat pada kucing betina menjelang masa estrus atau kucing jantan yang merasakan adanya kucing betina di dekatnya.

4. Terlihat Mencong dan Mengangkat Ekor

Pada kucing betina, salah satu tanda birahi adalah perilaku lordosis, yaitu ketika bagian belakang tubuhnya mencong dan ekornya ditinggikan ke atas saat disentuh atau berada di dekat kucing jantan.

5. Nafsu Makan Berubah

Kucing yang birahi bisa mengalami perubahan nafsu makan. Beberapa kucing mungkin menjadi lebih lapar, sementara yang lain justru kehilangan selera makan karena terganggu oleh hormon birahi yang meningkat.

6. Terlihat Lebih Manja atau Menjauh

Perilaku sosial kucing bisa berubah saat birahi. Ada kucing yang menjadi jauh lebih dekat dan manja kepada pemiliknya, sedangkan sebagian lainnya justru menjadi lebih tertutup atau cenderung menjauh. Ini merupakan respons individual terhadap hormon yang berbeda-beda pada setiap kucing.

7. Perilaku Mengangkat Kaki dan Mengendus

Kucing jantan yang birahi sering terlihat lebih sering mengendus area sekitar kucing betina, serta mengangkat kaki saat mencium bau feromon kucing betina untuk menandai wilayahnya. Perilaku ini menunjukkan naluri reproduksi yang kuat dan upaya untuk mendekati lawan jenis.

Menangani Kucing yang Birahi

Jika kucingmu mulai menunjukkan tanda-tanda birahi dan kamu belum siap jika ia kawin, lakukan beberapa hal berikut:

  1. Sterilisasi (kastrasi) untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan menekan perilaku birahi.
  2. Pisahkan dari kucing lain terutama yang sedang birahi atau di sekitar lingkungan yang ramai kucing.
  3. Berikan stimulasi dan aktivitas seperti mainan untuk mengalihkan fokus kucing agar tidak terlalu fokus pada naluri birahi.

Perilaku birahi pada kucing merupakan hal alami yang terjadi ketika mereka mencapai usia reproduksi. Tanda-tandanya bisa dikenali melalui suara, gestur, perubahan perilaku, hingga respons sosial terhadap lingkungan sekitar.

Dengan memahami dan menangani perilaku ini secara tepat, pemilik dapat memberikan perawatan yang lebih baik untuk kucing kesayangannya dan mencegah masalah yang bisa timbul akibat naluri birahi yang tidak terkendali.

– Advertisement –

Leave a Comment