Tren Haji Muda Meningkat, Puluhan Anak di KBB Daftar Sejak Usia 12 Tahun – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Minat generasi muda untuk menunaikan ibadah haji sejak dini terus meningkat di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Fenomena ini terlihat dari munculnya pendaftar usia belia di tengah panjangnya antrean keberangkatan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) KBB, Enjah Sugiarto, mengungkapkan, tren pendaftaran haji usia muda menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:Ditabrak Brio hingga Terpental ke Jalur Lawan, Dua Pemotor Tewas di Kemang BogorDiduga Keracunan MBG dari Posyandu, Warga Pasir Tanjung Bogor Ramai-ramai Datangi Klinik Terdekat

“Kesadaran untuk merencanakan ibadah haji sejak dini kini semakin tinggi, bahkan sudah menyasar usia remaja,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Sepanjang 2025, jumlah pendaftar haji di Bandung Barat mencapai sekitar 1.700 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 18 persen merupakan pendaftar usia muda dengan rentang usia 12 hingga 30 tahun.

Ia menyebutkan, terdapat puluhan anak yang sudah mendaftar haji sejak usia sangat muda, bahkan di bawah usia remaja.

“Ini menjadi indikasi bahwa perencanaan haji tidak lagi menunggu usia tua, melainkan mulai dipersiapkan lebih awal,” katanya.

Menurut Enjah, tren ini dipengaruhi oleh semakin panjangnya masa tunggu keberangkatan haji, sehingga masyarakat memilih mendaftar lebih cepat agar dapat berangkat di usia yang masih produktif.

Di Bandung Barat sendiri, daftar tunggu haji telah mencapai sekitar 22.700 orang, dengan estimasi waktu tunggu hingga 30 tahun.

“Dengan masa tunggu yang panjang, mendaftar sejak muda menjadi langkah strategis agar saat berangkat kondisi fisik masih prima,” jelasnya.

Baca Juga:Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label HalalTroole Merchandise Perkuat Posisi sebagai Mitra Strategis Pengadaan Seminar Kit dan Corporate Gift

Untuk musim haji 2026, tercatat 107 calon jemaah telah melunasi biaya perjalanan. Namun, hanya 89 orang yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci.

Sebanyak 12 calon jemaah memilih mutasi ke daerah lain, sementara 6 lainnya menunda keberangkatan, mayoritas karena alasan kesehatan dan keinginan berangkat bersama pasangan atau mahram.

Rencananya, jemaah asal Bandung Barat akan diberangkatkan pada 13 Mei 2026 melalui kloter KJT-29. Mereka akan berangkat dari Masjid Ash-Siddiq menuju Asrama Haji Indramayu sebelum terbang melalui Bandara Kertajati di Majalengka.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa perencanaan haji kini mulai dilakukan sejak usia muda agar saat keberangkatan kondisi jemaah tetap prima,” pungkasnya. (Wit)

Leave a Comment