HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kondisi cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda pemukiman warga di Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah rumah rusak ringan dan pohon tumbang.
– Advertisement –
“Petugas segera diturunkan untuk melakukan pendataan dan penanganan darurat di lokasi kejadian,” kata Abdul dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (8/4).
Bencana angin kencang itu menurut Abdul, menyebabkan setidaknya sebanyak 41 rumah rusak di Desa Ngadipiro dan 21 rumah di Desa Wilangan, dengan sebagian besar mengalami kerusakan pada bagian atap rumah.
– Advertisement –
Selain itu, satu fasilitas Tempat Pemakaman Umum (TPU) terdampak akibat pohon tumbang. BPBD Kabupaten Nganjuk bersama warga bergotong royong melakukan perbaikan rumah dan evakuasi pohon tumbang.
Abdul kemudian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim hujan ke kemarau, seperti angin kencang, hujan ekstrem, puting beliung, banjir, dan gelombang tinggi. Selain itu, terdapat potensi bencana geologi seperti gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana dan rencana darurat sebagai langkah kesiapsiagaan. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diimbau untuk memantau ketinggian muka air secara berkala,” imbaunya.
“Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi lama, disarankan melakukan evakuasi mandiri serta terus memantau informasi dari sumber resmi dan tepercaya, seperti BNPB, BPBD, dan BMKG,” sambungnya.
– Advertisement –