Kronologi Polemik Rachel Vennya dan Okin, Dari Co-Parenting hingga Konflik Rumah

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Hubungan co-parenting antara Rachel Vennya dan Niko Al Hakim atau Okin yang selama ini terlihat rukun, kini menjadi sorotan publik. Konflik keduanya mencuat setelah isu rumah untuk anak mereka ramai dibahas di media sosial. Awalnya, Rachel membagikan keluh kesahnya melalui Instagram. Ia menjelaskan bahwa rumah tersebut berkaitan dengan kesepakatan saat perceraian pada 2021, yang menurutnya diperuntukkan bagi putra mereka.

“Diawal perjanjian, aku kasih rumah yg dia blg #rumahuntukbiru, dia cuma punya kewajiban nafkah dan kasih uang mut’ah. Tapi ternyata ga dikasih, win win solution dia yang kasih itu rumah biar dia ga nafkahin anak-anak lagi,” ujar Rachel, dikutip Holopis.com, Minggu (5/4).

– Advertisement –

Rachel juga mengungkap bahwa kondisi rumah tersebut sempat tidak layak huni. Ia kemudian melakukan renovasi agar rumah bisa digunakan, sebelum akhirnya ditempati oleh anggota keluarganya.

Namun, situasi berubah ketika ia mengetahui rumah tersebut akan dijual. Rachel mengaku terkejut karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya, sementara rumah masih dihuni.

– Advertisement –

“Karena ga ada hitam di atas putih mau dia jual, notabene adik-adik masih tinggal disana, tanpa ba bi bu langsung ada orang yang mau ngukur dan mau jual rumahnya yang adik-adik gue ga tau harus gimana,” lanjutnya.

Kekecewaan Rachel juga terlihat dari pernyataannya yang merasa dirugikan oleh situasi tersebut. Ia bahkan menyinggung soal kepercayaannya yang kini berujung masalah.

“Dari awal ga usah kasih aja itu rumah, udah biasa juga beli apa-apa sendiri, tapi kaya gini kan ngerepotin orang,” katanya.

Rachel menegaskan bahwa dirinya kini memilih untuk tidak lagi bergantung pada mantan suaminya. Ia berkomitmen untuk terus bekerja demi memenuhi kebutuhan anak-anaknya.

“Gue yang bakal kerja keras buat anak-anak gue,” tuturnya.

Jawaban Okin

Menanggapi hal tersebut, Okin memberikan klarifikasi dan menunjukkan dokumen pembagian harta tahun 2021. Ia menegaskan bahwa rumah tersebut secara hukum merupakan miliknya. Ia juga mengakui adanya kendala dalam pembayaran cicilan pada 2023 akibat kondisi bisnis. Meski demikian, Okin menyebut keputusan untuk menjual rumah merupakan hak pribadinya sebagai pemilik.

Selain itu, ia menyinggung adanya kesepakatan lisan terkait tukar guling aset dengan tanah milik Rachel di Bali pada 2023. Namun, menurutnya, kesepakatan tersebut tidak berlanjut sehingga tidak lagi menjadi dasar dalam keputusan saat ini.

“Rumah itu dibeli di momen sebelum anak pertama gue lahir dengan harapan rumah tersebut menjadi awal baik bagi keluarga kecil gue, dan anak-anak bisa tumbuh kembang dengan baik di dalam rumah itu. Tidak ada sedikitpun terlintas akan terjadi perpisahan,” ujar Okin.

Polemik ini pun langsung menarik perhatian publik, mengingat hubungan keduanya sebelumnya dikenal cukup baik dalam menjalankan peran sebagai orang tua bersama.

– Advertisement –

Leave a Comment