
JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai menguji coba layanan bus listrik gratis sebagai solusi transportasi lanjutan bagi masyarakat, khususnya pengguna KRL dari Stasiun Bojonggede.
Peluncuran program ini dilakukan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Minggu (5/4).
Sebanyak empat unit bus listrik mulai beroperasi dan akan diuji coba selama tiga bulan ke depan. Selama masa tersebut, masyarakat dapat menikmati layanan ini tanpa biaya.
Baca Juga:Dari Desa Terdampak Bencana ke Mandiri Energi, Program Pertamina Ubah Nasib WargaPuncak Diserbu! Volume Kendaraan Naik 70%, Jalur Puncak-Cianjur Padat Merayap
Rudy Susmanto menjelaskan, program ini difokuskan untuk menjawab kebutuhan mobilitas harian warga, terutama pekerja yang berangkat ke Jakarta menggunakan KRL dan membutuhkan transportasi lanjutan menuju kawasan Sentul.
“Bus listrik ini sepenuhnya menggunakan tenaga listrik dan gratis selama masa uji coba. Ini langkah awal menghadirkan transportasi lanjutan yang ramah lingkungan dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Pada tahap awal, rute yang dilayani menghubungkan Bojonggede dengan Sentul City. Bus ini melewati sejumlah titik strategis, seperti AEON Sentul dan kawasan Sirkuit Sentul, serta terintegrasi dengan halte TransJakarta.
Pemilihan rute tersebut didasarkan pada tingginya aktivitas penumpang di Stasiun Bojonggede yang mencapai sekitar 50 ribu orang per hari. Sebagian besar merupakan komuter yang melanjutkan perjalanan ke berbagai kawasan penyangga, termasuk Sentul.
Dengan adanya layanan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, sehingga dapat mengurangi kemacetan sekaligus menekan emisi kendaraan bermotor.
“Penumpang yang turun di Stasiun Bojonggede kini punya alternatif transportasi lanjutan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi,” jelas Rudy.
Jika uji coba ini mendapat respons positif, Pemkab Bogor berencana menambah armada dan mengoperasikannya secara permanen melalui skema Buy The Service (BTS), dengan dukungan subsidi dari pemerintah pusat dan daerah.
Baca Juga:Lebaran Jadi Momen Harapan Baru, 452 Warga Binaan Lapas Garut Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas!Pemudik Asal Bandung Meninggal Saat Singgah di Rumah Makan Sumedang
Selain itu, pemerintah juga tengah mengkaji pengembangan transportasi berbasis listrik untuk sektor pariwisata. Salah satu rencana yang dipertimbangkan adalah menghadirkan bus tingkat (double decker) terbuka untuk melayani rute wisata dari Cibinong menuju kawasan Puncak.
Rudy berharap, inovasi ini menjadi langkah awal transformasi sistem transportasi di Kabupaten Bogor menuju layanan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.