
JABAR EKSPRES – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan akan segera menindaklanjuti hasil pengawasan Komisi IV DPRD KBB terhadap kondisi SDN Pakusarakan.
Sekretaris Dinas Pendidikan KBB, Edy Syafrudin, membenarkan bahwa pihaknya turut mendampingi langsung kegiatan pengawasan yang dilakukan DPRD ke sekolah tersebut.
“Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan, terutama terkait sarana dan prasarana yang ada di SDN Pakusarakan,” ujar Edy, Jumat (3/4/2026).
Baca Juga:Puncak Diserbu! Volume Kendaraan Naik 70%, Jalur Puncak-Cianjur Padat MerayapLebaran Jadi Momen Harapan Baru, 452 Warga Binaan Lapas Garut Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas!
Ia menjelaskan, hasil tinjauan di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah ruang kelas di SDN Pakusarakan memang membutuhkan penanganan cepat agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.
“Disdik mendampingi Komisi IV DPRD KBB saat melakukan pengawasan ke SDN Pakusarakan. Kami sepakat bahwa kondisi ruang kelas di sana sudah mendesak untuk segera diperbaiki,” katanya.
Menurutnya, rekomendasi yang disampaikan DPRD akan menjadi dasar bagi Dinas Pendidikan dalam mendorong percepatan perbaikan melalui proses penganggaran.
“Rekomendasi tersebut akan kami tindak lanjuti melalui mekanisme penganggaran, khususnya untuk rehabilitasi ruang kelas yang kondisinya sudah tidak layak,” ujarnya.
Edy menegaskan, perbaikan sarana pendidikan merupakan hal yang tidak bisa ditunda, mengingat kondisi ruang kelas yang kurang layak dapat berdampak pada kenyamanan dan keselamatan siswa.
Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Dengan adanya sinergi antara DPRD dan Dinas Pendidikan, ia optimistis proses perbaikan di SDN Pakusarakan dapat segera direalisasikan.
Baca Juga:Pemudik Asal Bandung Meninggal Saat Singgah di Rumah Makan SumedangH+2 Lebaran, Jalur Puncak Bogor–Cianjur Terapkan One Way Akibat Lonjakan Kendaraan
“Harapannya, setelah diperbaiki, siswa bisa belajar dengan lebih nyaman dan aman. Ini penting untuk mendukung kualitas pendidikan,” pungkasnya. (Wit)