Dari Desa Terdampak Bencana ke Mandiri Energi, Program Pertamina Ubah Nasib Warga – jabarekspres.com

Dari Desa Terdampak Bencana ke Mandiri Energi, Program Pertamina Ubah Nasib Warga – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Di tengah ancaman perubahan iklim dan gejolak harga energi global, harapan justru tumbuh dari desa-desa di Indonesia. Lewat pemanfaatan energi terbarukan, sejumlah desa yang sebelumnya rentan kini mulai bangkit, bahkan menjadi lebih mandiri secara ekonomi.

Salah satu kisah datang dari Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Aceh. Desa ini menjadi bukti bagaimana energi bersih mampu mengubah kondisi masyarakat, dari keterbatasan menuju kemandirian.

Melalui Program Desa Energi Berdikari (DEB), Pertamina menghadirkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 4,4 kilowatt-peak (kWp) yang dilengkapi baterai 10 kilowatt per jam (kWh). Energi ini dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas tambak, seperti aerator dan mesin pakan.

Baca Juga:Puncak Diserbu! Volume Kendaraan Naik 70%, Jalur Puncak-Cianjur Padat MerayapLebaran Jadi Momen Harapan Baru, 452 Warga Binaan Lapas Garut Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas!

Hasilnya, produktivitas tambak meningkat hingga 40 persen, sementara pendapatan warga bertambah hingga Rp6–8 juta per bulan.

Namun, perjalanan warga tidak selalu mulus. Bencana yang melanda wilayah Sumatra dan Aceh pada 2025 sempat menghancurkan tambak dan hasil panen warga. Meski demikian, teknologi energi terbarukan yang telah terpasang tetap berfungsi, menjadi titik awal kebangkitan masyarakat.

“Pascabanjir, kami sempat kehilangan segalanya. Berkat dukungan Program DEB Pertamina, kami bisa bangkit kembali dan memulai usaha dengan lebih mandiri,” ujar Muhrizal, salah satu penggerak budi daya udang vaname di desa tersebut.

Secara keseluruhan, program DEB memberikan dampak ekonomi yang signifikan, dengan nilai mencapai Rp5,5 miliar per tahun. Selain itu, program ini juga berkontribusi dalam pengurangan emisi hingga 1,09 juta ton CO2 ekuivalen per tahun.

Dampak besar ini turut membawa pengakuan global bagi Pertamina. Bersama sejumlah perusahaan dunia seperti Aviva Plc, British Airways, hingga Saudi Aramco, Pertamina meraih penghargaan Sustainability, Environmental Achievement & Leadership (SEAL) Awards 2026 untuk kategori inisiatif lingkungan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari masyarakat hingga pemerintah daerah.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata, terutama dalam memperkuat ketahanan desa menghadapi dinamika global,” ujarnya.

Baca Juga:Pemudik Asal Bandung Meninggal Saat Singgah di Rumah Makan SumedangH+2 Lebaran, Jalur Puncak Bogor–Cianjur Terapkan One Way Akibat Lonjakan Kendaraan

Saat ini, Pertamina telah mengembangkan 252 Desa Energi Berdikari di seluruh Indonesia, dengan 64 persen di antaranya berada di luar Pulau Jawa. Program ini tidak hanya mendorong ketahanan energi, tetapi juga mendukung ketahanan pangan, dengan produksi ribuan ton bahan pangan setiap tahunnya.

Leave a Comment