Gurihnya Perjuangan Risoles Mbak Any di Ibu Kota

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perjalanan kuliner yang sukses sering kali bermula dari dapur sederhana dan tekad yang kuat untuk bertahan hidup. Itulah yang dialami oleh Rohani Sembiring, perempuan berusia 40 tahun asal Medan yang lebih akrab disapa Mbak Any.

Sejak merantau ke Jakarta pada tahun 2010 bersama suaminya, Mbak Any terus mencari celah untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarganya. Namun, titik balik yang sesungguhnya baru muncul saat pandemi menghantam, di mana kondisi ekonomi keluarganya semakin terhimpit.

– Advertisement –

Di tengah situasi sulit itulah, dari sebuah rumah kontrakan sederhana, lahirlah usaha yang kini dikenal luas dengan nama Risoles Mbak Any. Langkah awal ini diambil demi membantu perekonomian keluarga yang kian tidak menentu.

Awal mula usaha ini tidak langsung megah. Mbak Any memulainya dengan sistem pre-order kecil-kecilan yang ditawarkan kepada tetangga dan teman-teman di sekitar rumahnya. Modal utamanya hanyalah keahlian memasak dan keberanian untuk mencoba.

– Advertisement –

Sementara ia sibuk di dapur, suaminya bekerja keras sebagai Mitra Pengemudi Grab untuk menyambung hidup. Kerja sama antara suami istri ini menjadi pondasi awal yang menguatkan langkah mereka di kerasnya persaingan Jakarta.

Masa-masa awal tersebut penuh dengan tantangan yang tidak mudah. Kadang-kadang, kerja kerasnya tidak langsung membuahkan hasil manis karena ada hari-hari di mana dagangannya tidak habis terjual.

Namun, Mbak Any memiliki hati yang lapang. Alih-alih membuangnya, ia memilih untuk membagikan sisa risolesnya kepada warga sekitar atau masjid, sebuah langkah yang ia kenang sebagai bagian dari proses belajarnya di dunia kuliner.

Kini, setelah enam tahun konsisten menjaga rasa, Risoles Mbak Any telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi camilan favorit di Jakarta. Kualitas bahan dan cita rasa yang terjaga membuatnya tetap melekat di hati pelanggan.

Keberhasilan ini didorong oleh menu-menu andalannya yang menjadi best seller, seperti risoles ayam sayur yang autentik dan risoles beef mayo yang lumer di mulut. Inovasi rasa terus dilakukan untuk mengikuti tren pasar yang dinamis.

Transformasi digital menjadi kunci utama pesatnya pertumbuhan usaha ini. Keputusan untuk masuk ke platform digital seperti GrabMerchant terbukti membuahkan hasil yang signifikan, di mana saat ini sekitar 90 persen penjualannya berasal dari pesanan daring.

Pertumbuhan ini bahkan terasa berkali-kali lipat saat momen-momen tertentu seperti bulan Ramadan. Pada bulan suci tersebut, pesanan bisa melonjak hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.

Kini, Mbak Any sudah berhasil membuka cabang kedua dan mampu mempekerjakan karyawan. Bahkan anak pertamanya yang duduk di bangku SMA juga mulai membantu usaha keluarga, membuktikan bahwa kerja keras ini kini telah menjadi kebanggaan bagi seluruh anggota keluarganya.

– Advertisement –

Leave a Comment