Tersinggung saat Pesta Miras, Pria di Maros Tikam Teman Hingga Tewas

HOLOPIS.COM, MAROS – Nasib tragis menimpa seorang pria di Dusun Lappatelle, Desa Benteng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros.

Korban tewas setelah ditikam oleh temannya sendiri usai menggelar pesta minuman keras (Miras). Insiden berdarah ini diduga dipicu oleh rasa tersinggung pelaku terhadap ucapan korban.

– Advertisement –

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Rabu malam (1/4). Kejdian bermula ketika pelaku R (45) dan korban H (42) bersama beberapa rekan lainnya berkumpul untuk menenggak Miras jenis Ballo Tuak) di salah satu lokasi di wilayah Camba.

Di tengah pengaruh alkohol, terjadi candaan hingga berselisih antara keduanya. Korban H yang merasa sakit hati dengan perkataan korban kemudian pulang ke rumahnya mengambil sebilah parang kemudian menunggu pelaku di jalan yang akan dilalui saat pulang.

– Advertisement –

“Benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Motif sementara diduga ada ketersinggungan antara korban dan pelaku saat mereka sedang mengonsumsi miras bersama,” ujar Kapolsek Camba AKP Hendra Mangera, Kamis (2/4) malam.

Hendra Mangera menambahkan, akibat luka tikaman yang dideritanya, korban meninggal di tempat dengan 12 luka tusukan di sekujur tubuhnya.

Sementara itu, tersangka saat ini dilaporkan tengah menjalani perawatan di rumah sakit di bawah pengawalan ketat kepolisian akibat mengalami luka dalam insiden tersebut.

Aparat kepolisian dari Polres Maros dan Polsek Camba telah bergerak cepat untuk menangani kasus ini untuk mengantisipasi aksi balasan dari keluarga korban.

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan pelaku dan Korban saat duel.

Sejumlah rekan korban yang berada di lokasi saat kejadian tengah diperiksa sebagai saksi kunci.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kejadian ini. Polisi menegaskan bahwa kasus ini murni merupakan tindak pidana dan akan diproses secara hukum yang berlaku.

“Kami meminta warga mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Kami pastikan proses hukum berjalan transparan dan objektif,” tegas Hendra Mangera.

– Advertisement –

Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.

Leave a Comment