Viral Susu MBG Dijual di Minimarket, Padahal Berlabel ‘Tidak untuk Dijual’ – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Media sosial tengah dihebohkan dengan temuan tak biasa karena susu MBG dijual bebas di minimarket, padahal produk tersebut jelas bertuliskan “tidak untuk diperjualbelikan” pada kemasannya.

Produk yang dikenal sebagai bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu semestinya didistribusikan secara gratis kepada penerima manfaat, khususnya siswa sekolah.

Namun, fakta di lapangan justru memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat.

Baca Juga:Tes Kepribadian! Gambar Pertama yang Dilihat Bisa Ungkap Kamu Pekerja Keras atau Mudah KewalahanOppo K15 Pro Series Resmi Rilis! HP Gaming Baterai 8.000 mAh Siap Temani Gamer Seharian

Susu MBG Dijual, Netizen Dibuat Bingung

Kehebohan ini bermula dari unggahan seorang pengguna media sosial yang mengaku terkejut saat menemukan susu program MBG dipajang di rak minimarket.

Dalam kemasan produk berukuran 125 ml tersebut, terlihat jelas label “Susu Gratis Program MBG” disertai tulisan tegas “Tidak untuk Diperjualbelikan”.

Ironisnya, produk itu justru dijual dengan harga sekitar Rp4.000 per kemasan, bahkan mencapai Rp138.000 per dus.

Unggahan tersebut dengan cepat viral dan memancing reaksi warganet lainnya.

Sejumlah pengguna mengaku menemukan hal serupa di lokasi berbeda, dengan harga yang relatif sama.

“Agak kaget, syok nemu ini. Padahal jelas tertulis tidak untuk diperjualbelikan, tapi kok bisa dijual di minimarket,” tulis salah satu netizen yang ikut menyoroti postingan tersebut.

Penjelasan BGN, Belum Ada Kerja Sama Produksi

Menanggapi viralnya isu susu MBG dijual, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dadan Hindayana, mengaku pihaknya baru menerima laporan terkait temuan tersebut.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, BGN belum melakukan investigasi mendalam mengenai asal-usul produk yang beredar di pasaran tersebut.

Baca Juga:Tips Road Trip Nyaman Bareng Anak: Gunakan Layanan Sewa Mobil Keluarga TRACSiapin Budget, Segini Harga Tiket Konser Avenged Sevenfold di Jakarta 2026

Lebih lanjut, Dadan juga menekankan bahwa BGN tidak memiliki kerja sama dengan produsen mana pun dalam memproduksi susu khusus untuk program MBG.

Pernyataan ini semakin menambah tanda tanya besar terkait bagaimana produk berlabel bantuan pemerintah tersebut bisa masuk ke jalur distribusi komersial.

Seiring viralnya kasus ini, berbagai spekulasi pun bermunculan di tengah masyarakat.

Salah satu dugaan yang ramai diperbincangkan adalah kemungkinan adanya pihak tertentu yang menyalahgunakan distribusi, misalnya menjual sisa stok bantuan.

Leave a Comment