6 Modus Penipuan Investasi Emas Untuk Pensiunan, Waspada – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Investasi emas kini menjadi pilihan bagi banyak orang, karena dinilai paling stabil dengan tingkat keuntungan yang tinggi. Bahkan di banyak negara emas menjadi investasi khusus bagi para pensiunan.

Di Amerika Serikat, sudah jutaan pensiunan yang memiliki emas fisik sebagai investasi. Sehingga mulai marak lembaga keuangan yang menawarkan dan memasarkan investasi emas sebagai solusi ketenangan di tengah badai ekonomi karena sifatnya yang berwujud, abadi, dan menjanjikan perlindungan bagi mereka yang hidup dari tabungan atau deposito.

Besar kemungkinan, tren investasi emas bagi pensinan atau lansia ini juga akan merambah di Indonesia, karena sudah banyak yang menabung emas sebagai investasi dari usia muda.

Baca Juga:OJK Laporkan Pembiayaan MBG Sudah Habiskan DANA Rp1,2 Triliun dan Kopdes Merah Putih Rp174,73 TriliunHeboh, Carmen Hearts2Hearts Pose Finger Heart Bareng Presiden Prabowo dan Presiden Korsel

Sayangnya, selain tren investasi emas untuk pensiunan, di Amerika juga marak skema penipuan terkait investasi emas yang cenderung melonjak. Taktik penjualan yang dipoles rapi dengan bahasa yang mendesak sering kali dirancang khusus untuk menyasar investor lanjut usia guna memisahkan mereka dari dana hari tua yang telah dikumpulkan selama puluhan tahun.

Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi para pensiunan di Indonesia yang juga ingin memiliki emas sebagai investasi.

Dilansir dari laporan CBS News, ada beberapa modus penipuan investasi emas yang bisa dijadikan sebagai tanda peringatan.

“Memahami tanda-tanda peringatan dapat menjadi penentu antara melindungi simpanan masa tua Anda atau kehilangan tabungan hasil kerja keras selama puluhan tahun,” tulis laporan CBS News.

Berikut beberapa modus penipuan investasi emas bagi Pensiunan yang terjadi di Amerika.

1. Kontak Tak Terduga dari “Spesialis Senior”

Tanda bahaya pertama adalah kontak yang tidak diminta dari pihak yang mengaku sebagai spesialis senior. Perusahaan yang secara tiba-tiba menghubungi melalui telepon atau email dengan klaim bahwa pemerintah akan menyita akun pensiun atau dolar akan runtuh merupakan indikasi kuat adanya penipuan, karena dealer resmi jarang melakukan panggilan dingin (cold-calling) kepada pensiunan.

“Jika seseorang menghubungi Anda entah dari mana dan mengklaim pemerintah akan menyita akun pensiun atau dolar akan runtuh, anggaplah itu sebagai tanda bahaya besar,” jelas laporan tersebut.

Leave a Comment