
JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan langkah efisiensi energi seiring dengan pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) per April 2026.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong efisiensi energi, sekaligus menyesuaikan pola kerja ASN yang akan menjalani WFH.
Dalam kebijakan tersebut, seluruh ASN di Kota Bogor diminta untuk mulai melakukan penghematan energi, baik dalam penggunaan kendaraan dinas maupun konsumsi listrik dan air di lingkungan kantor.
Baca Juga:Tok! ASN Resmi WFH Setiap Jumat, KBM Dasar hingga Menengah Tatap MukaIkuti Kebijakan Nasional, ASN Kota Bogor Siap WFH Setiap Jumat
“Dalam konteks efisiensi energi, saya menginstruksikan kepada seluruh ASN Kota Bogor untuk mulai melaksanakan penghematan, terutama untuk bahan bakar kendaraan dinas, serta listrik dan air di kantor masing-masing,” ujar Dedie saat ditemui di Balai Kota Bogor, Rabu (1/4/2026).
Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Bogor juga melakukan penyesuaian pada anggaran operasional kendaraan dinas yang telah dikoordinasikan dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD) Kota Bogor.
Dedie menyebut, alokasi anggaran bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan dinas, khususnya bagi kepala perangkat daerah, dipangkas hingga 50 persen.
“Saya juga sudah bicara dengan BKD untuk melakukan pemangkasan alokasi anggaran bensin dan solar untuk para kepala dinas sebanyak 50 persen,” katanya.
Selain penghematan anggaran, Dedie juga mendorong ASN untuk mulai beralih menggunakan moda transportasi yang lebih efisien dan hemat energi saat bekerja.
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik dan transportasi umum dapat menjadi pilihan yang lebih efisien dalam menghemat energi.
Sementara itu, bagi ASN yang belum memiliki akses memadai, penggunaan kendaraan roda dua dapat menjadi alternatif karena lebih hemat konsumsi bahan bakar dibandingkan kendaraan roda empat.
Baca Juga:Bupati Bogor Pastikan WFH ASN Tidak Mengurangi Pelayanan Maksimal untuk Masyarakat Pemkot Bogor Siapkan Skema WFH ASN Mulai 1 April, Sektor Ini Jadi Prioritas
“Silakan dicarikan alternatifnya, bisa menggunakan kendaraan listrik, kendaraan yang lebih hemat energi seperti roda dua, atau menggunakan kendaraan umum,” ujarnya.
Dedie juga mengaku telah mulai menerapkan hal tersebut dalam aktivitasnya, termasuk saat melakukan perjalanan dinas ke luar kota.
“Saya kalau ke Bandung juga tidak pernah lagi bawa kendaraan dinas. Saya memakai kendaraan umum,” ucapnya.