Harga PS5 Naik Lagi! Dampak Perang Iran dan Krisis Chip Bikin Konsol Sony Makin Mahal – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Kabar kurang menyenangkan datang bagi para gamer. Harga PS5 kembali mengalami kenaikan secara global, dengan peningkatan mencapai USD 100 atau sekitar Rp1,7 juta di pasar Amerika Serikat.

Kebijakan ini menjadi kenaikan kedua dalam waktu kurang dari satu tahun, mencerminkan tekanan besar yang tengah dihadapi industri teknologi global.

Kelangkaan Chip dan Persaingan AI Jadi Penyebab Utama

Kenaikan harga PS5 tidak lepas dari melonjaknya biaya komponen, terutama chip memori yang kini semakin langka.

Baca Juga:Telur Dinosaurus Ditemukan Ratusan Butir Usai Terkubur 70 Juta Tahun, Berasal dari Berbagai SpesiesHarga BBM Diprediksi Naik 10 Persen Mulai April 2026, Dampak Konflik Timur Tengah 

Saat ini, produsen chip lebih memprioritaskan kebutuhan industri kecerdasan buatan (AI), khususnya untuk pusat data yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Akibatnya, pasokan untuk perangkat konsumen seperti konsol game menjadi terbatas dan mahal.

Dampak Konflik Iran Perparah Situasi

Selain faktor industri, kondisi geopolitik juga ikut memperburuk keadaan. Konflik di Timur Tengah, termasuk serangan Iran terhadap fasilitas ekspor gas di Qatar, berdampak pada pasokan helium global.

Padahal, helium merupakan komponen penting dalam proses produksi semikonduktor.

Gangguan pasokan ini menyebabkan biaya produksi meningkat dan berujung pada kenaikan harga produk elektronik, termasuk PS5.

Daftar Harga PS5 Terbaru 2026

Penyesuaian harga PS5 di Amerika Serikat akan mulai berlaku pada 2 April 2026. Berikut rincian harga terbarunya:

• PS5 Standar: USD 649,99 (sebelumnya USD 549,99)

• PS5 Digital Edition: USD 599,99

• PS5 Pro: USD 899,99

• PlayStation Portal: USD 249,99 (sebelumnya USD 199,99)

Kenaikan harga ini juga akan diterapkan di sejumlah wilayah lain seperti Eropa dan Jepang.

Penjualan PS5 Mulai Melambat

Kenaikan harga ini diprediksi akan berdampak pada penurunan minat beli konsumen.

Baca Juga:Isu Pemecatan PPPK Ramai, Pemprov Jabar Pastikan 23 Ribu PPPK Aman dari PHK Meski Ada EfisiensiRedmi 15A Resmi Dirilis, Andalkan Layar 120Hz dan Baterai Jumbo 6.300 mAh

Data menunjukkan bahwa penjualan PS5 pada periode liburan akhir 2025 mengalami penurunan sekitar 16 persen secara tahunan, dengan total penjualan sekitar 8 juta unit.

Situasi ini menunjukkan bahwa pasar konsol game mulai menghadapi tekanan, terutama akibat harga yang semakin tinggi.

Langkah Sony ini bukan yang pertama di industri. Sebelumnya, Microsoft juga telah menaikkan harga konsol Xbox.

Bahkan, Sony sendiri sempat menaikkan harga PS5 sebesar USD 50 pada Agustus 2025.

Dengan kenaikan terbaru ini, konsumen harus menghadapi harga konsol yang semakin mahal di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Leave a Comment