HOLOPIS.COM, JAKARTA – Komitmen perkuat kesiapsiagaan operasional terus ditunjukkan jajaran TNI Angkatan Udara. Melalui latihan penindakan huru hara (PHH), prajurit di Lanud Sugiri Sukani diasah untuk menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan secara cepat dan profesional.
Latihan Kesiagaan I PHH Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka oleh Komandan Lanud Sugiri Sukani, Letkol Pnb Yudisthira. Momen Latihan itu dibuka dengan simbol penyematan pita kepada perwakilan peserta di Lapangan Apel Mako Lanud, Senin (30/3/2026).
Dari keterangan Dinas Penerangan TNI AU, pembukaan latihan ini bukan sekadar seremoni. Tapi, melainkan penegasan kesiapan satuan dalam menghadapi situasi darurat, khususnya potensi kerusuhan massa.
Dalam arahannya, Letkol Yudisthira menekankan pentingnya keseriusan dalam mengikuti setiap tahapan latihan.
– Advertisement –

Menurut dia, latihan penindakan huru hara ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan yang harus dilaksanakan secara serius dan terukur.
“Laksanakan latihan ini dengan penuh kesungguhan. Pahami setiap materi yang diberikan, kuasai teknik dan prosedur, serta junjung tinggi disiplin,” kata Yudisthira, dalam keterangan Dinas Penerangan TNI AU, dikutip pada Senin, (30/3/2026).
Ia juga menegaskan bahwa setiap prajurit harus memiliki kemampuan respons yang presisi di lapangan.
“Setiap prajurit harus mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam menghadapi setiap potensi gangguan keamanan,” jelas Yudisthira.
Selain kemampuan individu, latihan ini juga menitikberatkan pada kerja sama tim. Koordinasi antar personel menjadi faktor krusial dalam menghadapi situasi huru hara yang dinamis.
“Tanamkan jiwa soliditas dan koordinasi antar tim, sehingga setiap tindakan yang diambil tetap sesuai dengan prosedur,” tuturnya.
Pendekatan ini penting agar setiap tindakan di lapangan tetap terukur dan tidak keluar dari standar operasional.
Adapun latihan PHH ini dirancang dalam dua tahap utama selama dua hari. Pertama, pembekalan teori, teknik, dan prosedur penanganan huru hara. Kedua, yakni simulasi lapangan untuk menguji kesiapan, kekompakan, dan respons personel
Melalui skema ini, prajurit tak hanya memahami konsep, tetapi juga langsung mengaplikasikannya dalam situasi yang mendekati kondisi nyata.
Melalui keterangan resminya, Dinas Penerangan TNI AU menyampaikan latihan ini jadi bagian penting dalam menjaga kesiapan operasional satuan.
“Melalui latihan ini, diharapkan seluruh personel Lanud Sugiri Sukani dapat meningkatkan kemampuan individu maupun satuan, sehingga siap melaksanakan tugas secara optimal,” demikian keterangan Dinas Penerangan TNI AU.
– Advertisement –
